Komisi C DPRD Batang Kagumi Pro Investasi Ala Purbalingga

PURBALINGGA – Dalam kunjungan kerjanya ke Purbalingga Rabu (17/2), Komisi C DPRD Batang didampingi Kepala Kantor Penanaman Modal Kabupaten Batang mengaku kagum terhadap sikap Pemkab dan masyarakat Purbalingga yang pro investasi.

Kepala KPM Kabupaten Batang Siti Alfiah mengaku, pihaknya sebenarnya telah melakukan berbagai terobosan sebagaimana yang telah ditempuh Purbalingga demi hadirnya Investor di kotanya. Namun, sampai saat ini investor hanya datang dan pergi meskipun semula telah sempat deal 80% dengan pemkab setempat.

Menurut Siti Alfiah, secara luas dan potensi Kabupaten Batang memang lebih unggul dari kabupaten Purbalingga. Sebagai contoh di Batang terdapat air terjun panas setinggi 100 meter. Sayangnya, sampai saat ini belum ada investor yang berminat. Hengkangnya para investor lebih banyak disebabkan karena maraknya praktek percaloan
tanah yang membuat harga tanah membumbung tinggi, jauh
dari harga awal yang pernah disepakati.

Saat ini, menurut Alfiah telah ada dua investor yang menaruh minat menanamkan modal di Batang yakni Pabrik Kertas dan Penangkaran Lumba-lumba. Keduanya sudah deal 80%. Siti Alfiah meminta doa dan
motivasi jajaran Pemkab Purbalingga agar keduanya benar-benar merealisasikan investasi di kabupaten pantura itu.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala KPM Kabupaten Purbalingga Budi Susetyo mengatakan salah satu kiat yang membuat investor merealisasikan penanaman modalnya di Purbalingga selain kesederhanaan birokrasi (one stop service), juga regulasi yang pro investasi seperti pembebasan kewajiban regristrasi ulang ijin
gangguan.

”Di Purbalingga, PAD memang penting tapi bukan prioritas utama. Jadi, tidak apa kalau pemasukan dari pajak investor rendah, yang penting masyarakat ada pekerjaan, kesejahteraan mereka meningkat,” jelas Asisten Administrasi, Kartono, yang dalam berperan
sebagai moderator dalam diskusi tersebut. (BNC/eci)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.