Cerpen cerpen Pujangga Baru

Ditulis 11 Feb 2010 - 23:14 oleh Banyumas1

JAKARTA-Majalah Pujangga Baru yang diterbitkan oleh Sutan Takdir Alisjahbana dan Armijn Pane pada 1933 memiliki arti penting bagi perkembangan kebudayaan Indonesia, termasuk di dalamnya perkembangan sastra Indonesia.

Buku ini coba memetakan cerita pendek (cerpen) yang saat itu masih dianggap genre baru dalam sastra Indonesia dan mendapat ruang yang cukup luas di majalah Pujangga Baru yang terbit dalam 2 periode lantaran terputus oleh pendudukan Jepang pada 1942-1945, sekaligus menaganalisis cerpen-cerpenmtersebut untuk mengetahui kecenderungan visi pengarang terkait dengan konteks zamannya.

Nama-nama besar yang menghidupkan genre cerpen di masa Pujangga Baru antara lain adalah H.B Jassin, Armijn Pane, Trisno Sumardjo, Amal Hamzah, S. Rukiah, Achdiat Kartamihardja, Suwarsih Djokopuspito, Rijono Praktikto, Mundingsari, dan S.M. Ardan. Para sastrawan tersebut merepresentasikan bangsa Indonesia yang tertindas, teraniaya, dan memimpikan sebuah nation di
bawah kolonial Belanda dan Jepang dengan prespektif yang kaya.

Buku ini ditulis oleh Maria Josephine Kumaat Mantik dan diterbitkan oleh Wedatama Widya Sastra (WWS). Harga buku Rp 35.000,-. Anda dapat memesan melalui geraibuku.com ke (021) 3099 8655 atau email ke geraibuku@gmail. com (BNC/mp)

Tentang Penulis

Leave A Response