Kenapa harus ada pernak-pernik Imlek?

Ditulis 08 Feb 2010 - 23:05 oleh Banyumas1

imlek 1PURWOKERTO – Sebentar lagi warga keturunan Tionghoa akan merayakan tahun baru Imlek, yang jatuh pada tanggal 14 Februari 2010. Pusat-pusat perbelanjaan di Purwokerto (Banyumas), Cilacap, dan Kebumen, serta Purbalingga mulai menghiasi diri dengan pernak-pernik imlek, seperti lampion, hiasan-hiasan bertuliskan ‘Gong Xi Fa Cai’ dan karyawannya pun berpakaian ala China. Sejak pemerintahan Gus Dur, perayaan Imlek memang diperbolehkan untuk ditampilkan secara terus terang dan tidak perlu sembunyi-sembunyi. Apa sebenarnya imlek? Berikut seputar perayaan tahun baru itu.

Pada tahun 2010 merupakan tahun Harimau. Tahun baru China (Tahun baru Imlek) tidak dimulai pada tanggal 1 Januari, tapi dihitungkan berdasarkan bulan baru ke-2 setelah musim dingin equinok (waktu siang = waktu malam di China), sehingga setiap tahun akan memiliki tanggal Masehi yang berbeda.

Tahun terus berganti dengan mengikuti 12 siklus (periode) dan setiap tahun diwakili dengan seekor hewan. Dan tahun (shio) kerbau merupakan urutan ke-2 dari 12 shio.  Siklus 12 tahun akan berulang setiap lima kali membentuk pola siklus besar 60 tahun (kelipatan persekutuan terkecil dari 12 shio, 5 unsur, dan 2 energi). Setiap shio dalam 12 tahun tersebut memiliki sebuah elemen/unsur (kayu, api, tanah, logam, air) dengan karateristk Yin atau Yan. Unsur dan karateristik akan menentukan sifat dan karakter orang dengan shio tahun tersebut. Siklus 60 tahun ini disebut juga sebagai sistem “Stem-Branch’. Tahun ini merupakan tahun Ji Chou dan tahun 2009 baru memasuki tahun ke-10 dari siklus 60 tahun.

Kalender China

Kalender China telah digunakan selama berabad-abad, jauh mendahului sistem kalender Internasional (berdasarkan kalender Gregorian) yang dikenal luas di saat ini.  Sistem perhitungan waktu Kalender China dimulai dari menit ke jam, interval waktu diukur dalam bulan, tahun, dan abad.  Semua perhitungan tersebut didasarkan pada pengamatan astronomi dari gerakan matahari, bulan dan bintang.

lampion imlek

lampion imlek


Tahun Kerbau

Berikut periode tahun Kerbau sejak 1901 hingga 2034

  • 19 Feb  1901 – 7 Feb 1902 :  Kerbau  berunsur Logam
  • 6 Febr 1913 – 25 Jan 1914 :  Kerbau berunsur Air
  • 25 Jan 1925 – 12 Feb 1926 : Kerbau berunsur Kayu
  • 11 Feb 1937 – 30 Jan 1938 : Kerbau berunsur Api
  • 29 Jan 1949 – 16 Feb 1950 : Kerba berunsur  Tanah
  • 15 Feb 1961 – 4 Feb 1962 : Kerbau berunsur Logam
  • 3 Feb 1973 – 22 Jan 1974 : Kerbau berunsur Air
  • 20 Feb 1985 – 8 Feb 1986 : Kerbau berunsur Kayu
  • 7 Feb 1997 – 28 Jan 1998 : Kerbau berunsur Api
  • 26 Jan 2009 – 14 Feb 2010 : Kerbau berunsur Tanah
  • 2021-2022 : Kerbau berunsur Logam
  • 2033-2034 : Kerbau berunsur Air

Festival Musim Semi

Tahun baru China merupakan festival atau perayaan tertua dan terpenting di China, yang menandakan hari pertama dalam kalender lunar dan biasanya jatuh antara akhir Januari dan awal Februari pada kalender Gregorian.
Seperti festival / perayaan orang China lainnya, tanga Festival Musim Semi (Imlek) ditentukan dari sistem penanggalan Kalender China, yang terbagi dalam 12 bulan dengan setiap bulan terdiri 29.5 hari.
Satu tahun terdiri dari 24 musim yang didasarkan pada perubahan gejala alam, dan waktu yang tepat untuk bercocok tanam atau memanen.  Hari pertama dalam penanggalan sistem solar/matahari dimulai dari “Permulaan Semi”, yang tidak selalu jatuh pada awal tahun Gregorian.

Selain merayakan semangat kehidupan baru dan mulai membajak dan menanam, festival tradisional ini juga merupakan festival kumpul bersama. Tidak peduli seberapa jauh mereka dari rumah, ,mereka akan mencoba yang terbaik untuk pulang ke rumah untuk makan malam bersama keluarga.

Meskipun puncak perayaan ‘Tahun Baru Imlek’ umumnya berlangsung 3-5 hari, termasuk malam Tahun Baru, periode tahun Baru telah dimulai pada perayaan Laba (pertengahan bulan ke-12 kalender China) pada tahun sebelumnya hingga menjelang Festival Lampion. Festival lampion menandai akhir dari perayaan Tahun Baru dan tiap orang  sudah siap untuk kembali ke aktivitas semula.

(Source: China.org.cn)

Tentang Penulis

Leave A Response