Terkait rencana likuidasi Polwil: Kasus Simpemdes Cilacap ditangani Polda

Ditulis 03 Feb 2010 - 20:23 oleh Banyumas1

BANYUMAS – Terkait rencana likuidasi Polwil Banyumas, maka Polda Jawa Tengah bakal mengambil alih penyidikan kasus dugaan korupsi pada proyek sistem informasi manajemen pemerintahan desa (Simpemdes) di Kabupaten Cilacap yang merugikan negara Rp. 6,7 miliar. Sebelumnya, kasus tersebut ditangani oleh Kepolisian Wilayah (Polwil) Banyumas dan telah menetapkan sejumlah tersangka.

Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Alex Bambang Riatmodjo mengatakan polda dan polwil-polwil di seluruh Jateng tengah melakukan inventarisasi kasus dan mengadakan evaluasi. Inventasisasi dilakukan sekaligus untuk memilah kasus yang akan ditangani oleh polda dan yang ditangani oleh polres tempat peristiwa itu terjadi.

Tentang likuidasi Polwil

Hal ini mencuat berdasar pernyataan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, yang  mengatakan Polri akan melikuidasi semua kepolisian wilayah (polwil) dan polwiltabes serta memperkuat polsek mulai tahun 2010 mendatang.

“Likuidasi polwil itu dilandasi dengan semangat otonomi daerah agar bisa koordinasi dengan instansi lain dalam bertugas,” kata kapolri di Jakarta, Rabu (30/12).

Ia mengatakan, selama ini seorang kapolwil dan kapolwiltabes selalu kesulitan berkoordinasi dengan pemerintah daerah karena di tingkat polres sudah ada kapolres yang berkoordinasi dengan bupati atau walikota.

“Polwiltabes akan diganti polres kota besar yang akan membawahi polsek kota besar. Dengan begitu, seorang kapolres kota besar langsung koordinasi dengan walikota dan kapolsek kota besar akan koordinasi dengan camat,” katanya.

Ia mengatakan, polwil akan dilikuidasi sehingga semua tugasnya akan ditangani langsung oleh polres-polres yang ada.

Selain itu, Polri juga akan memperkuat polsek karena akan menjadi ujung pelayanan masyarakat.

Menurut dia, para kapolda pada Januari 2010 akan dimintai masukan kepada Polri untuk menentukan mekanisme likuidasi polwil dan polwiltabes serta penguatan polsek.

“Jadi penguatan Polsek nanti yang mengusulkan kapolda dan bukan dari bawah karena kapolda yang tahu masalah di daerah,” kata Kapolri Bambang Hendarso.

Selain itu, Polri juga akan membentuk fungsi humas di tingkat polres dan polsek sebagai sarana memberikan informasi kepada publik.

Humas di polres dan polsek akan dipilih dari kalangan perwira yang menguasai kehumasan. (BNC/mi/ist)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Raden Pucuk Pinus 04/02/2010 pukul 10:30 -

    Pokoknya kami menuntut kinerja polisi untuk memberantas korupsi SIMPEDES di cilacap secepatnya! ga urusan sama yang perubahan kebijakan mengenai struktur kepolisian di daerah!

Leave A Response