Tak Buat RPJMDes, Desa Terancam Tak Dapat Bantuan APBD

Ditulis 25 Jan 2010 - 22:33 oleh Banyumas1

PURBALINGGA– Kepala Desa (Kades) yang tidak menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Desa terancam akan tidak mendapat bantuan APBD. “Jika Perda tentang Pedoman Penyusunan RPJM dan RKP Desa telah ditetapkan, dan ada
kades yang tidak membuat dokumen tersebut, maka  akan ada sanksi penundaan bantuan desa,” kata Kepala Bagian Pemerintahan Desa Drs Nur Hamam, M.Si.

Nur Hamam mengemukakan hal tersebut pada rapat konsultasi public Pra-Raperda  tentang  Pedoman penyusunan RPJM dan RKP Desa di ruang rapat Ardi Lawet Setda, Senin (251). Rapat yang diikuti 80 orang dibuka
oleh Asisten Pemerintahan Imam Subijakto, S.Sos, M.Si. Rapat tersebut diikuti para camat, perwakilan kepala desa, dan perwakilan LKMD.

Dikatakan Nur Hamam, kades yang sisa masa tugasnya kurang dari tiga tahun, diberikan toleransi jika tidak membuat RPJM Desa. Kades yang masa tugasnya masih tersisa tiga tahun bahkan lebih, wajib menyusun  RPJM Desa. “Untuk dokumen RKP, seluruh kades wajib menyusunnya, baik yang masa tugasnya tersisa kurang dari tiga tahun maupun yang lebih,” kata Nur Hamam.

Dijelaskan Nur Hamam, RPJM Desa merupakan dokumen perencanaan untuk periode lima tahun yang memuat arah kebijakan pembangunan desa, arah kebijakan keuangan desa, kebijakan umum dan program, dan program prioritas kewilayahan.

Sedang RKP, lanjut Nur Hamam, merupakan dokumen perencanaan untuk periode satu tahun. RKP merupakan penjabaran dari dari RPJM Desa yang memuat rancangan kerangka ekonomi desa, dengan mempertimbangkan
kerangka pendanaan yang dimutakhirkan.

Nur Hamam menambahkan, rencana pembangunan desa yang dibuat harus didasarkan pada aspek pemberdayaan, partisipatif, berpihak kepada masyarakat, keterbukaan, akuntabel, selektif, efisien dan efektif.

“Selain itu juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan, cermat, proses berulang dalam mengkaji masalah dan penggalian informasi yang benar untuk membuat kajian,” tambah Nur Hamam. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response