Penduduk Krangean Kini Bisa Nikmati Air Bersih

PURBALINGGA – Sedikitnya 6.000 warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, kini bisa menikmati sarana air bersih. Sebelumnya, warga harus mencari air bersih ke sungai Kuning yang jaraknya cukup jauh. Sebagian warga lainnya mencari air bersih dengan menyambung selang
plastik ratusan meter. Sarana air bersih itu dibangun berkat fasilitasi Pemerintah melalui program Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Sebagai wujud syukur atas ketersediaan air bersih itu, warga setempat, Senin (25/1) menggelar acara syukuran sekaligus peresmian penggunaan penggunaan sarana air bersih itu. Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si. Ikut hadir dalam peresmian itu Kepala Bappeda Ir Setiyadi, M.Si, Camat Kertanegara Udit, dan Distrik Program Management Unit (DPMU) Pamsimas Silas Rumanti Sabarati, ST.

Kepala Desa Krangean Sumaryo disela-sela peremian mengemukakan, dengan adanya program air bersih melalui Pamsimas, kini warga merasa sangat bersyukur karena tidak harus mencari air bersih dari tempat yang
cukup jauh. “Kami sangat bersyukur karena sekarang hampir seluruhnya bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan mencuci, mandi, minum dan keperluan rumah tangga lainnya. Bagi warga yang mampu bisa menyediakan
pipa dan kran air serta jaringan hingga masuk rumah.

Sementara bagi warga tidak mampu kami siapkan kran umum,” kata Sumaryo.Untuk pengelolaan selanjutnya, kata Sumaryo, pihak membentuk badan pengelola air bersih yang bertugas menjaga fasilitas dan kelangsungan penggunaan air bersih. Badan pengelola ini dibentuk dari warga desa dan
menjamin keberlanjutan distribusi pemanfaatan air bersih.

”Jika kebutuhan auir bersih warga kami mencukupi, maka kami akan membagi kebutuhan air bersih kepada warga tetangga desa seperti dari Desa Margasana,” kata Sumaryo.

Dalam kesempatan yang sama Distrik Program Management Unit (DPMU) Pamsimas Silas Rumanti Sabarati, ST mengatakan, Program Pamsimas merupakan program pelayanan publik yang mempunyai ikatan erat dengan
pengentasan kemiskinan. ”Penyediaan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi yang baik akan memberikan dampak pada peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, dampak tersebut akAn memberikan dampak lanjutan berupa peningkatan produktifitas masyarakat,”
kata Silas Rumanti.

Untuk program Pamsimas tahun 2009, jelas Silas Rumanti, tersebar di 15 desa di enam kecamatan. Program ini dengan memanfaatkan sedikitnya 25 mata air dengan debit bervariasi antara 2 liter per detik hingga 10 liter per detik. ”Khusus untuk program Pamsimas di Desa Krangean memanfaatkan mata air Kali Kuning dengan debit 4 liter per detik. Jaringan yang dibangun
sepanjang 3.000 meter yang dibiayai program dan masyarakat melakukan swadaya dengan menambah panjang jaringan 2.000 meter,” kata Silas Rumanti yang juga Kasi Prasarana dan penyehatan Lingkungan DPU Purbalingga.

Wakil Bupati Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si ketika meresmikan penggunakan air bersih Pamsimas meminta kepada warga masyarakat untuk menjaga jaringan air bersih yang telah dibangun bersama antara pemerintah
dan masyarakat. ”Dengan fasilitas air bersih tentunya akan semakin meningkatkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga pada akhirnya akan tercipta individu yang bersih dan sehat,” kata Heru Sudjatmoko. (bnc/TGR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.