Kamus Bahasa Banyumasan karya Ahmad Tohari dkk diterbitkan

Ditulis 05 Feb 2015 - 23:56 oleh Banyumas1

Bawor NgapakBanyumasNews.Com – Kabar baik untuk perkembangan dan pelestarian bahasan Jawa dialek Banyumasan. Sebuah buku berjudul Kamus Bahasa Jawa Banyumasan karya budayawan Ahmad Tohari dan kawan-kawan, diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Secara simbolis kamus diserahkan oleh Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah Drs Pardi Suratno, M.Hum kepada Bupati Banyumas Ir Achmad Husein, Selasa (03/02/15).

Bahasan Banyumasan mulai dikhawatirkan semakin sedikit dipakai sebagai bahasa sehari-hari. Bahasa Banyumasan terkenal dengan cara bicaranya yang khas. Dibandingkan dengan bahasa Jawa dialek Yogyakarta dan Surakarta, dialek Banyumasan banyak sekali bedanya. Perbedaan yang utama yakni akhiran ‘a’ tetap diucapkan ‘a’ bukan ‘o’.

Selain itu, kata-kata yang berakhiran huruf mati dibaca penuh, misalnya kata enak oleh dialek lain bunyinya ena, sedangkan dalam dialek Banyumasan dibaca enak dengan suara huruf ‘k’ yang jelas. Mungkin itulah sebabnya Bahasa Banyumasan dikenal di masyarakat sebagai bahasa Ngapak atau Ngapak-ngapak. Yang mnyedihkan Bahasa Banyumasan di televisi lebih dikenal sebagai bahasa lawakan.

Untuk membangun sikap percaya diri dalam berbahasa Jawa dialek lokal, Pemerintah Provinsi memberi ruang untuk pemanfaatan dialek lokal, termasuk pelajaran bahasa daerah di sekolah. Dalam hal ini budayawan Ahmad Tohari patut dipuji karena sudah merintis Kamus Bahasa Banyumasan ini. Sebagai dialek, bahasa Banyumasan memiliki wilayah pemakaian yang luas. Karenanya perlu didokumentasi, salah satunya dokumentasi atas kosa kata untuk memperluas wilayah baca disertai padanan kata dan pengertian dalam Bahasa Indonesia.

Perhatian Pemkab Banyumas kepda Bahasa Banyumasan ditunjukkan dengan mewajibkan setiap pegawai di Banyumas untuk menggunakan Bahasa Banyumasan setiap hari Kamis. Phrasa “Ora ngapak ora kepenak” pun menjadi sangat terkenal di kalangan warga Banyumasan.(BNC/ist)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Banyumas1 29/01/2018 pukul 08:53 -

    Ke majalah Ancas Mas, ketemu mas Rahmat. Prapatan Pasar Wage ke selatan… setelah SMK Telkom … sebelum lampu merah ada di sebelah kiri, seberang kantor Depag

  2. Achmad Nofal 28/01/2018 pukul 20:56 -

    Mas, nek kepengin duwe Kamus Bahasa Banyumasan, takone maring sapa ya ? Suwun sedurunge.

Leave A Response