Wartawan Surakarta tuntut pembubaran supporter ‘Bonek’

Ditulis 24 Jan 2010 - 07:01 oleh Banyumas1

SOLO – Puluhan wartawan berbagai media massa yang tergabung dalam Forum Wartawan Surakarta menuntut pembubaran suporter sepak bola Surabaya yang disebut bonek (bonndo nekat) karena sering anarkis. Tuntutan itu mereka sampaikan dalam aksi damai di depan pintu masuk Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/1).

Para bonek mengamuk di wilayah Surakarta, Jumat (22/1), saat dalam perjalanan dengan Kereta Api Pasundan jurusan Surabaya-Bandung untuk memberi dukungan kepada timnya dalam pertandingan melawan Persib di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/1).

Sejumlah warga, petugas polisi, dan wartawan foto LKBN Antara Hasan Sakri Ghozali, 23, luka serius akibat lemparan batu dan dipukuli bonek sehingga korban harus dirawat di rumah sakit setempat.

Aksi damai wartawan Surakarta itu antara lain ditandai dengan orasi, performa teatrikal, dan pengusungan poster bergambar Hasan dan tulisan antara lain ‘Antikekerasan terhadap Wartawan’, ‘PSSI Buka Matamu, Tolak Bonek di Surakarta’, dan ‘Bubarkan Suporter Surabaya’.

Performa teatrikal oleh sejumlah pekerja pers setempat yang mengenakan kaus hijau bertulis ‘Bonek’ itu tampak menggambarkan bonek sedang merebut kamera dari seorang wartawan foto yang sedang melakukan peliputan.

Koordinator aksi, Ahmad Farid, menyatakan, wartawan Surakarta menentang tindak kekerasan dan melawan hukum oleh bonek. Amukan bonek, katanya, terjadi berulang kali di wilayah Surakarta dan sejumlah daerah lainnya.

Sebagaimana diberitakan, ulah supporter Persebaya memang cenderung anarkis, menjarah makanan dan minuman di stasiun yang dilewati, dan melempari dan merusak. Dalam pertandingan yang ditonton bonek, Persebaya akhirnya ditaklukan Persib 2-4. (BNC/Ant/Ist)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. bonekcin 05/02/2010 pukul 14:12 -

    komentar buat wartawan surakarta…..
    jangan ngawur bikin berita
    jangan cuma demo disurakarta
    ngomong langsung sama pssi dan bonek kalau berani
    kepingin awet berapa tahun komunitas wartawanmu it
    fuck dancok
    kayak tikus cuma berani dikandang
    pengecut and pecundang

Leave A Response