Korban tewas akibat puting beliung 4 orang

Ditulis 18 Jan 2010 - 23:20 oleh Banyumas1

PURWOKERTO –  Sebagaimana diberitakan kemarin (17/01), angin ribut atau puting beliung menimpa emapt kabupaten, yaitu Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Cilacap. Akibat angin ribut yang menerjang empat kabupaten di tlatah Banyumasan ini mengakibatkan empat warga meninggal. Kerugian material berupa puluhan rumah hancur serta ratusan lainnya rusak berat dan ringan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, empat warga korban tewas adalah dua  warga Banyumas dan masing-masing satu korban di Purbalingga dan Banjarnegara.

Di Banyumas, korban tewas adalah pasangan suami isteri Ahmad Hidayatulloh, 28, dan Shinta Perdana, 25. Pasangan ini tertimpa pohon tumbang saat berboncengan sepeda motor melintas di jalan raya Patikraja tepatnya di Desa Sokawera, Kecamatan Patikraja. Keduanya diketahui warga Desa Kaliori, Kalibagor.

Sementara itu, korban tewas di Purbalingga adalah Yatiman, 25, yang tewas tertimpa reruntuhan kandang ayam di Desa Krenceng, Kecamatan Kejobong, Purbalingga. Di Banjarnegara satu korban tewas lagi adalah, Eka Yoga, 19, yang tertimpa pohon tumbang di jalan raya Banjarnegara.

Angin ribut Minggu kemarin hampir terjadi di seluruh wilayah Banyumas. Kondisi paling parah terjadi di Kecamatan Wangon, Cilongok, Purwokerto Utara, Sumbang dan Baturraden. Menurut inventarisasi sementara, ada dua rumah hancur dan 33 rumah rusak berat serta ratusan lainnya rusak ringan.  Di Cilacap angina ribut melanda tujuh kecamatan, kecamatan yang paling parah adalah Gandrungmangu, Bantarsari, dan Cipari.

Di Banjarnegara, menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dwi Suryanto, di kabupaten setempat ada satu korban tewas, dua rumah roboh, 33 rumah rusak berat dan 23 lainnya rusak ringan. Peristiwa angin ribut tersebut tersebar di sembilan kecamatan. Sedangkan di Purbalingga, angin kencang menerjang enam kecamatan dan yang paling parah melanda Kecamatan Kejobong, Kalimanah, Purbalingga Kota dan Padamara. (BNC/Ist)

Tentang Penulis

Leave A Response