OP beras segera digelar: sudah ada warga yang konsumsi nasi jagung dan oyek

Ditulis 16 Jan 2010 - 23:44 oleh Banyumas1
gudang Bulog

gudang Bulog

PURWOKERTO – Operasi pasar (OP) beras segera digelar oleh Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) IV Banyumas, Jawa Tengah, untuk empat kabupaten (Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara). Stok yang ada di gudang Bulog saat ini mencapai 57 ribu ton lebih.

Humas Bulog Banyumas M Priyono menyatakan, saat ini ada dua kabupaten yang telah mengajukan permintaan OP ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tangah, yakni Purbalingga dan Cilacap. Tetapi sejauh ini belum ada respon. Kalau nanti Bulog Banyumas diperintahkan untuk menggelar OP, sudah sangat siap.

Ia menjelaskan, Bulog Banyumas juga prihatin dengan kenaikan harga beras di tingkat masyarakat. Tetapi Bulog tidak mungkin langsung melakukan OP, karena OP beras harus lewat prosedur yang telah ditetapkan. OP harus dilaksanakan secara serentak.

Sementara itu, tidak hanya beras yang harganya masih tinggi, yaitu sampai Rp6.500 untuk beras IR 64. Tetapi, harga oyek atau bahan makanan dari pengganti beras yang terbuat dari singkong yang dikeringkan juga mengalami lonjakan. Saat ini harga oyek mencapai Rp4.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp3.500 per kg.

Di Sumbang, Kabupaten Banyumas, Pemkab mulai menyalurkan beras miskin (raskin) di kecamatan tersebut, karena sebagian warganya mulai mengonsumsi jagung akibat harga beras mahal. (BNC/ist)

Tentang Penulis

Leave A Response