Hati-hati dengan nyeri kepala berat: bisa sebabkan kematian

Ditulis 16 Jan 2010 - 05:43 oleh Banyumas1
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
75
Dalam Tag
ilustrasi

ilustrasi

SURABAYA – Bagi mereka yang suka mengalami nyeri di kepala, sebaiknya responsive dan segera mengambil tindakan pengobatan. Nyeri kepala yang berat, mendadak, dan kronis bisa menjadi pertanda aneurisma (kelainan pembuluh darah otak) yang dapat menyebabkan kematian. “90 persen nyeri kepala yang berat dan mendadak itu aneurisma,” demikian Guru Besar Fakultas Ilmu Bedah Syaraf Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof. Dr. dr. Abdul Hafid Bajamal, Sp.BS., di Surabaya, Kamis.

Menurut guru besar ke-378 Unair yang dikukuhkan pada hari ini (16/01), aneurisma merupakan kelainan pada pembuluh otak yang berupa benjolan.

“Kalau nyeri kepala itu terjadi berulang-ulang seperti migran itu berarti aneurisma (benjolan) itu sudah pecah dan merembes, sehingga terasa sakit dan menyebabkan pingsan atau langsung meninggal,” katanya.

Oleh karena itu, katanya, aneurisma yang dapat dikatakan sebagai 10 persen dari gejala penyakit stroke itu sebaiknya dideteksi sejak dini.

“Kalau di luar negeri, begitu terasa nyeri kepala yang berat, akut, dan mendadak, maka penderita langsung melakukan pemeriksaan secara MRI, namun hal itu cukup mahal,” katanya.

Di Indonesia, katanya, deteksi dini dapat dilakukan dengan CT-Scan dan hal itu dapat dilakukan di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya yang memang memiliki dokter ahli di bidang pembuluh darah.

“Penyebab aneurisma sendiri dapat bersifat genetik, tapi juga dapat diakibatkan hipertensi (darah tinggi) atau penyakit pembuluh darah lainnya. (BNC/ist)

Tentang Penulis

Leave A Response