Semifinal II Liga Champion: Chelsea 1 – 3 Atletico Madrid

Chelsea vs Atletico Madrid
Atletico Madrid sukses taklukkan Chelsea di Stamford Bridge untuk melaju ke final Liga Champion.

LONDON (BanyumasNews.com) – Menjamu rival sekota Real Madrid yang lebih dulu menginjakkan kakinya di final Liga Champion—Atletico Madrid, Chelsea memasang target menang demi melangkah ke final yang bakal dihelat di Estádio da Luz, Lisbon, Portugal, pada 24 Mei mendatang.

Sejak kick off babak pertama tuan rumah Chelsea langsung mengambil inisiatif menyerang. Unggul cepat akan memudahkan Chelsea pada laga tersebut. Jual-beli serangan terjadi. Namun, sampai 30 menit babak pertama belum tercipta gol dari kedua tim.

Stamford Bridge yang dipadati penonton Chelsea seketika bergemuruh menyambut gol dari sepakan kaki kanan Fernando Torres—eks Atletico Madrid dan Liverpool itu. El Nino mencetak gol pembuka pada menit ke-36. Menerima sodoran Cesar Azpilicueta dari sisi kiri pertahanan Atletico, dengan sigap Torres menyambar bola dan membentur kaki Miranda sebelum memasuki gawang.

Skor 1-0 bagi tuan rumah. Untuk menghormati mantan tim yang membesarkan namanya, El Nino tidak merayakan golnya secara berlebihan.

Semenit menjelang waktu normal babak pertama berakhir, Adrian Lopez mencetak gol penyama kedudukan. Menerima umpan tarik dari Juanfran, dengan cerdik Adrian melepaskan tembakan dengan memantulkan bola ke tanah dan masuk menembus jala Mark Schwarzer. Hasil 1-1 menutup babak pertama.

Babak kedua Chelsea lebih meningkatkan daya gedor, namun tetap dengan gaya defensifnya. Jelas saja, hasil imbang 1-1 tentu tidak diinginkan Mou sebab Atletico-lah yang berhak melaju ke final jika seri. Peluang pertama di babak kedua langsung dimiliki sang kapten tuan rumah, John Terry pada menit ke-54. Menerima umpan tendangan bebas Eden Hazard, tandukan bek berusia 32 tahun itu mampu diselamatkan Thibaut Courtois.

Berulang kali dikurung Chelsea, Diego Simeone tidak mengambil inisiatif bertahan demi amankan hasil seri. Hasilnya efektif, lewat satu serangan di menit ke-58, Diego Costa yang bergerak di kotak penalti dilanggar oleh Samuel Eto’o yang turun sebagai pemain cadangan. Wasit senior Italia, Nicola Rizzoli? menghadiahkan penalti pada kubu tamu. Kesempatan emas tendangan dua belas pas dimanfaatkan dengan baik Diego Costa untuk menjauhkan agregat 2-1 menit ke-60.

Skuat Mou memunyai tugas mencetak sekurangnya dua gol balasan setelah gol Costa. Tugas berat bagi pelatih asal Portugal. Bertubi-tubi Chelsea melakukan serangan. Namun hasilnya nihil. Tembok belakang Atletico cukup tebal untuk ditembus.

Petaka bagi The Roman Emperor terjadi menit ke-72. Maksud hati mengejar ketertinggalan, kubu tuan rumah justru kembali kebobolan. Adalah Arda Turan yang catatkan namanya di papan skor pada pertandingan itu. Menerima umpan jauh Tiago, Juanfran secara taktis memberi umpan lambung pada Arda Turan yang berdiri kosong di kotak penalti. Tandukannya hanya menerpa mistar, namun pantulannya mampu dimanfaatkan pemain Turki itu dengan sempurna.

Los Rojiblancos akhirnya unggul jauh 3-1. Chelsea kehilangan semangat untuk membalas.

Final Liga Champions 2014 di Estádio da Luz, Lisbon, Portugal, kali ini menampilkan dou Madrid dari Spanyol: Real Madrid vs Atletico Madrid. Sama halnya dengan final tahun kemarin yang mempertemukan dua Jerman antara Bayern Munchen vs Borussia Dortmund.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*