Wabah Chikungunya Meluas , Satu Lagi Meninggal

Ditulis 10 Jan 2010 - 23:07 oleh Banyumas1

BANYUMAS-Wabah Chikungunya di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah terus meluas. Kini sudah empat kecamatan yang warganya terjangkit penyakit tersebut. Satu orang bernama Solichin (40) Wrga Desa Pernasidi Cilongok dilaporkan meninggal dunia. Untuk mengurangi penyebaran penyakit akibat gigitan nyamuk ini, Minggu (10/10) pagi warga dikerahkan untuk melakukan aksi bersih bersih desa.

Warga di sejumlah desa di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas,ini scara serentak melakukan aksi bersih bersih di sekiitar pemukiman. Pohon dan rumput rimbun yang tumbuh disekitar rumah mereka babat dan cabuti.

Kegiatan bersih desa ini menyusul mewabahnya Chikungunya yang menyerang ribuan warga di Cilongok. Tidak hanya warga, sejumlah santri Pondok Pesantren Zam Zam juga dikerahkan untuk ikut melakukan pembersihan sarang nyamuk. Karena sejak munculnya penyakit tersebut selalu warga dihantui ketakutan.

Laporan terakhir menyebutkan, satu orang lagi penderita bernama Solichin ( 40) meninggal. “Dia meninggal setelah terjatuh dari pohon kelapa. Sebenarnya sudah diperingatkan agar tidak nderes kelapa, karena sedang sakit Chikungunya, tetapi tetap membandel,” ujar Warso (37) tetangga korban.

Dengan demikian sudah dua orang warga yang meninggal akibat penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aides Algopytus tersebut..

Sementara itu hingga awal Januari 2010 wabah tersebut dilaporkan meluas hingga empat kecamatan antara lain Ajibarang, Wangon, Pekuncen dan Gumelar. Sudah ratusan warga yang terjangkit penyakit chikungunya. Dari jumlah itu puluhan penderita kini dirawat di sejumlah puskesmas dan rumah sakit (banyumasnews.com/mut)

Tentang Penulis

Leave A Response