Waspada, IMS Jadi Gerbang Masuk HIV/AIDS – 14 kasus IMS di Banjarnegara

ilustrasi
ilustrasi

BANJARNEGARA – Seseorang yang menderita penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) bisa menjadi gerbang masuk HIV/AIDS. Sebab, salah satu ciri penderita HIV/AIDS adalah memiliki penyakit IMS. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjarnegara tercatat 14 kasus remaja yang menderita penyakit tersebut. Penyakit IMS bisa menular ke seseorang hanya dengan satu kali melakukan hubungan seksual. Karena itu masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak remaja diminta waspada menjaga dan memantau pergaulan anaknya agar tidak sampai tertular penyakit berbahaya itu.

Hal ini diungkapkan Tri Prapto Kurniawan, Staf Program HIV/AIDS dan IMS Bidang P2PL pada Dinkes. Menurutnya seorang yang sehat pun, apabila berhubungan seksual dengan penderita IMS akan mudah tertular. Untuk itu, kata dia, harus ada upaya pencegehannya, yakni dengan cara ABCDE.

”Bagi yang belum menikah seseorang harus melakukan A, yakni abstinent atau menghindari seks. Setelah menikah pun harus melakukan B, yakni be faithfull atau setia pada pasangannya. Jika tidak bisa melakukan hal itu, cara lainnya adalah dengan menggunakan metode C alias condom, yakni dengan selalu memakai kondom saat melakukan hubungan seksual,” jelasnya.

Menurutnya penggunaan kondom sangat efektif mencegah penyebaran penyakit IMS. Cara tersebut juga banyak diadopsi oleh negara-negara di Asia untuk mengurangi penyebaran penyakit berbahaya tersebut. ”Upaya pencegahan selanjutnya adalah D, yakni dont share drugs atau jangan berganti-ganti menggunakan jarum suntik dengan sesama pemakai narkoba suntik. Terakhir, cara E, yakni education atau pendidikan dan informasi yang benar terkait penyakit menular tersebut,” pungkasnya. (BNC/Yoi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.