Pengunjung Serbu Bubur Sumsum Gratis

Ditulis 20 Apr 2014 - 17:12 oleh Yit BNC
Ratusan warga Purbalingga yang tengah beraktivitas olah raga di stadion Guntur Darjono, Minggu (20/4) menikmati sajian bubur sumsum gratis. Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi bekerjasama dengan Paguyuban UMKM menggelar festival bubur sumsum. Setidaknya 10 pedagang dari berbagai pasar tradisional diundang untuk meramaikan festival itu.

Ratusan warga Purbalingga yang tengah beraktivitas olah raga di stadion Guntur Darjono, Minggu (20/4) menikmati sajian bubur sumsum gratis. Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi bekerjasama dengan Paguyuban UMKM menggelar festival bubur sumsum. Setidaknya 10 pedagang dari berbagai pasar tradisional diundang untuk meramaikan festival itu.

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Antrean pengunjung menyemut memadati areal Stadion Goentoer Darjono Minggu pagi (20/4), berebut kuliner tradisional khas Purbalingga berupa pembagian bubur Sum-Sum dan Bubur Candil pada acara Festival Bubur Sum-Sum, yang disajikan gratis bagi para pengunjung.

Belum genap satu jam, dua kuliner tradisonal yang dipercaya mengobati rasa capek-capek tersebut ludes di serbu para pengunjung  tanpa tersisa, akibat banyaknya pengunjung yang memadati stadion sejak pagi hari, banyak diantara mereka yang tidak kebagian.

Salah satu pengunjung, Slamet yang juga protokoler Bupati mengatakan, dirinya menghabiskan dua mangkuk bubur untuk memulihkan tenaganya, seiring dengan kesibukannya yang memerlukan energi ekstra.

“Saya sudah kecil selalu mengkonsumsi bubur tradisional yang terbuat dari tepung beras santan, dan cocoran gula kelapa tersebut, karena kuliner tersebut mampu mengembalikan tenaga serfta fitalitas sehabis aktifitas,”tuturnya.

Menurut Slamet, selain untuk mengurangi rasa capek, dengan mengkonsumsi kedua bubur tersebut, tenaga akan cepat pulih, karena kandungan gulanya mampu mengemblikan tenaga yang hilang.

Kasi Pembinaan dan Pengembangan UMKM pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purbalingga, Adi Purwanto, mengatakan, selain untuk lebih mengenalkan berbagai produk UMKM melalui Gelar Produk Minggu Pagi (GPMP) di Stadion Goentoer Darjono, tiap Minggu pagi, kegiatan tersebut merupakan rangkaian untuk menyongsong Hari Kartini Tahun 2014 tingkat Kabupaten Purbalingga.

“Selain untuk mengenalkan berbagai produk yang digelar melalui Gelra Produk Minggu Pagi (GPMP), acara festival tersebut juga sebagai ajang pengenalan kepada masyarakat, khususnya para generasi muda untuk mencintai berbagai kuliner tradisional yang ada di Purbalingga,”jelasnya.

Festival buburKegiatan tersebut, tambah Adi, sengaja di laksanakan di tempat keramaian, agar hasilnya lebih maksimal dalam pengenalan berbagai produk UMKM, khusunya berbagai kuliner Purbalingga. Karena di tempat-tempat keramain/fasilitas umum banyak masyarakat melakukan aktifitas pada hari libur.

“Kami sengaja melaksakanan kegiatan ini di tempat-tempat keramaian, karena banyak berkumpul warga mulai dari orang tua, anak-anak muda untuk beraktifitas dari berolah raga, hingga senam pagi. Sehingga masyarakat akan tahu keberadaan berbagai produk UMKM yang ada di Purbalingga,”pungkasnya.

Pada kegiatan Festival Bubur Sum-Sum tersebut, Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, beserta Ny Erna Sukento melayani masyarakat  yang antre untuk mendapatkan bubur racikan bupati dan istrinya.(BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response