DPRD Purbalingga Masih Punya PR 3 Raperda

Ditulis 19 Apr 2014 - 20:10 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
79
Dalam Tag

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – DPRD Purbalingga masih punya pekerjaan rumah (PR) untuk membahas tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) meski hampir seluruh anggota dewan sibuk mengurusi pemilu legislatif (pileg) 9 April lalu.

Ketiga raperda tersebut yaitu Raperda tentang Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Purbalingga tahun 2013, Raperda Penanggulangan Bencana Alam Daerah dan Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Raperda LKPJ Bupati dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) I dan II, sedangkan dua raperda lainnya dibahas oleh Pansus III dan IV.

Kasubag Humas dan Protokol DPRD Purbalingga, Udji Winarto mengatakan, ketiga raperda tersebut sudah masuk ke Pansus Raperda. Bahkan untuk pembahasan Raperda Penanggulangan Bencana Alam Daerah dan Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pansus melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pangandaran pada Selasa-Rabu (15-16/4).

“Pansus melakukan studi banding ke Kabupaten Pangandaran untuk mengetahui penanganan bencana dan pengelolaan lingkungan hidup di kabupaten tersebut,” katanya, Sabtu (19/4).

Ketiga Raperda tersebut ditargetkan selesai pada akhir April ini menjadi Perda. Untuk rekomendasi Perda LKPJ Bupati Purbalingga tahun 2013 dijadwalkan dipaparkan 20 April, sedangkan dua perda lainnya dijadwalkan dirapatparipurnakan pada 30 April.

Ketua Pansus III, Agus Suyanto mengatakan, untuk pembahasan Raperda Penanggulangan Bencana Alam Daerah dilakukan di Kabupaten Pangandaran bersamaan dengan studi banding di kabupaten tersebut. “Pembahasan sudah selesai, tinggal diperdakan saja,” kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Senada, Ketua Pansus IV, Karsono mengatakan, pembahasan Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup juga sudah selesai dan tinggal diperdakan. Secara substansial, poin-poin penting dalam raperda tersebut sudah dilakukan oleh Pemda Purbalingga.

“Intinya dalam pembangunan infrastruktur mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan harus memperhatikan pada kelestarian lingkungan hidup,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.(BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response