Remaja Rawan Kenakalan dan Pergaulan Bebas

Ditulis 19 Apr 2014 - 19:00 oleh Yit BNC

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Memasuki masa transisi alias pubertas, anak-anak yang beranjak remaja sangat rawan terhadap tindak negatif kenakalan dan pergaulan bebas. Rasa ingin tahu dan modernitas menjadi penyebabnya.

“Kita sering mendengar kabar, banyak pelajar yang terlibat dalam tindak kriminal. Banyak juga yang hancur masa depannya akibat pergaulan bebas,” kata Waka Kurikulum MTs Maarif NU 05 Majasari, Kecamatan Bukateja, Siti Nurlela Hamid di sela-sela Sarasehan Kesehatan Reproduksi dan Kenakalan Remaja di Balai Muslimat NU Desa Bajong, Kecamatan Bukateja, Sabtu (19/4).

Menurutnya, maraknya seks bebas dan tindak kriminal serta narkoba di kalangan siswa memang sudah memperihatinkan. Karena itu, para siswa perlu dibekali pengetahuan sedini mungkin tentang bahaya seks bebas dan narkoba.

“Mereka perlu diberi pemahaman yang benar sebagai antisipasi agar hal itu tidak terjadi di kalangan siswa,” katanya didampingi Waka Kesiswaan, Edi Suyitno.

Sementara itu pemateri dari Puskesmas Bukateja, Umu Solekhah menjelaskan tentang kesehatan reproduksi, masa pubertas dan bahaya seks bebas. Masa pubertas merupakan masa transisi dari anak-anak menuju remaja. Pada masa ini rasa ingin tahu dan coba-coba sangat besar.

“Seks bebas yang terjadi di kalangan siswa awalnya dari rasa ingin tahu dan coba-coba. Padahal akibat negatifnya banyak seperti hamil pranikah, aborsi dan penularan penyakit HIV/AIDS dan penyakit kelamin lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Polsek Bukateja, Ajun Komisaris Sulasman menjelaskan tentang bahaya narkoba. Menurutnya, selain merusak tubuh, pemakai juga dapat dipenjara karena hal itu termasuk tindak kriminal.

“Pengguna narkoba juga awalnya coba-coba, jadi kecanduan. Narkoba jenisnya juga banyak. Karena itu harus hati-hati dalam mengkonsumsi obat yang tidak jelas, siapa tahu obat tersebut termasuk narkoba,” katanya.

Sarasehan tersebut digelar oleh Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Komisariat MTs Maarif NU 05 Majasari, Kecamatan Bukateja dalam rangka peringatan Hari Kartini. Kegiatan itu diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dan VIII sekolah itu. Di sela-sela sarasehan juga digelar lomba nyanyi pop religi antarkelas.(BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response