Dugaan Penggelembungan Suara, BP Pemilu PDIP Klarifikasi ke KPU

Ditulis 18 Apr 2014 - 19:22 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
92
Dalam Tag

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Perwakilan Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPC PDIP Purbalingga, Kamis (17/4) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Langkah tersebut dilakukan guna melakukan klarifikasi adanya dugaan penggelembungan suara yang terjadi di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua BP Pemilu Kris Hartoyo didampingi Kepala Sekretariat DPC PDIP Soetrisno mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari sejumlah saksi bahwa ada ketidaksesuaian penghitungan suara di sejumlah TPS. Diantaranya yang terjadi di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Rembang, Kertanegara dan Karangmoncol.

“Kami membawa salinan formulir C1 yang berisi hasil rekapitulasi suara. Ternyata ada yang penghitungan total suaranya tidak sesuai dengan jumlah suara masing-masing parpol dan caleg. Makanya kami melakukan klarifikasi ke KPU,” ungkapnya.

Pihaknya mengkhawatirkan proses penghitungan di sejumlah TPS tidak sesuai dengan jumlah suara yang diperoleh. Kendati demikian dia tidak menuding bahwa hal itu mengindikasikan adanya kecurangan. Namun jika benar ada ketidaksesuaian maka perlu dicek ulang, sehingga tidak ada yang dirugikan. Karena ada indikasi terjadi penggelembungan suara.

“Suara yang hilang bukan suara partai atau caleg kami. Namun berdasarkan laporan dari saksi dan salinan formulir C1 yang diterima, memang ada ketidaksesuaian jumlah suara di sejumlah TPS. Misalnya ada TPS yang total jumlah suara parpol tertentu sebanyak 36, ternyata setelah dicek jumlahnya hanya 16. Ini yang kami minta untuk diklarifikasi mengapa demikian,” ungkapnya.

Ketua KPU Purbalingga Sri Wahyuni mengatakan memang penghitungan di TPS rawan terjadinya kesalahan. Oleh karena itu pihaknya memang tidak menjadikan hasil penghitungan di TPS tersebut sebagai acuan. Menurutnya hasil penghitungan suara di TPS di cek lagi di tingkat desa. Disana dilakukan rapat pleno untuk menghitung jumlah suara dari masing-masing TPS.

“Setelah kami cek ternyata  sebagian laporan adanya dugaan ketidaksesuaian penghitungan suara disejumlah TPS yang dilaporkan PDIP hanya disebabkan karena salah tulis saja,” ungkapnya.

Namun pihaknya akan menindaklanjuti laporan tertulis yang disampaikan BP Pemilu PDIP. Pengecekan ulang akan dilakukan. KPU Purbalingga, Sabtu (19/4) juga akan melakukan rapat pleno untuk penghitungan suara dari masing-masing kecamatan.(BNC)

 

Tentang Penulis

Leave A Response