Jateng Bertekad Tingkatkan Swasembada Pangan

Bendung Progro Pristan Temanggung
Bendung Progro Pristan Temanggung

TEMANGGUNG (BanyumasNews.Com)  – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Pemprov Jateng bertekad untuk meningkatkan swasembada pangan khususnya beras. Untuk itu, sejumlah bendung dan bendungan yang dibangun sangat penting untuk keperluan lahan pertanian dalam saluran teknis.

“Kecukupan air sangat diperlukan dalam tanaman pangan, sehingga dibuat bendung dan bendungan,” kata Ganjar saat berkunjung ke bendung Progo Pristan, Temanggung, Kamis (17/4/2014).

Disebutkan Ganjar Pranowo, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun tiga bendung besar dan lima bendungan kecil. Bila ada saluran irigasi lahan, maka bisa panen 3 kali setahun. Pembangunan dengan nilai mencapai ratusan miliar tersebut dibangun dengan dana swadaya dari APBN, APBD Pronvisi dan APBD Kabupaten.

Selain pembangunan infrastruktur, lanjut Ganjar, Pemprov Jateng juga mengawal distribusi pupuk agar tepat sasaran dan tepat kebutuhan. Pihaknya memastikan semua wilayahnya tercukupi kebutuhan pupuknya.

“Ada di Sragen dan Kudus yang sempat kekurangan, tetapi kami berhasil selesaikan. Yang di Sragen diajukan untuk jatah bulan depan dan yang di Kudus kita ganti distributornya karena tidak punya uang tebusan,” kata Ganjar.

Sementara itu Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Tengah, Prasetyo Budi Yuwono, mengatakan, total wilayah jangkauan bendung Progo Pistan, yang dibangun 2012 mencapai 1.108 hektare lahan pertanian.

Bendung Progo Pistan, lanjutnya, masih belum selesai pembuatannya dan baru akan selesai beberapa tahun kedepan. Kini proyek dalam proses lanjutan dan sudah mulai lelang lagi. Lelang dilakukan setiap tahun, sendiri-sendiri lelangnya. “Tidak dilanjutkan oleh perusahaan yang lama karena bukan pekerjaan spesifik,” katanya. (BNC)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.