Diduga Cabuli Bocah SD, Seorang Duda Diringkus Polisi

Ditulis 14 Apr 2014 - 19:41 oleh Yit BNC
tersangka pelaku penacbulan.

tersangka pelaku penacbulan.

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  РSutikno (45) diringkus petugas Polres Purbalingga, Minggu malam (13/4). Duda warga Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari itu diduga melakukan tindakan asusila terhadap R (14), siswa kelas 6 SD yang masih tetangganya.

Suswanto kakek korban menuturkan, sejak Sabtu (12/4) siang cucunya tidak pulang. Saat ditanya oleh neneknya, Ruswanti (50) dan bibinya Dwi Parwati (37), Ratih mengaku menginap di rumah temannya. Tapi setelah didesak, si cucu mengaku diajak pergi ke hotel di kawasan Baturraden, Banyumas oleh tersangka. “Di hotel itulah cucu saya dicabuli tersangka,” tutur Suswanto, Senin (14/4).

Pada Minggu malam (13/4), warga menggrebek Sutikno di rumahnya. Warga yang emosi terhadap perilaku Sutikno nyaris menghajar Sutikno. Untungnya, petugas Polsek Bojongsari  berhasil mengamankan tersangka ke Mapolres Purbalingga sebelum diamuk warga.

“Kami langsung melakukan pemeriksaan pada Minggu malam. Di luar, warga menunggu proses pemeriksaan hingga pukul 02.00 dini hari,” tutur Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Sarji.

Semula, tersangka menyangkal tuduhan mencabuli korbannya. Sutikno hanya mengaku menyentuh tubuh bocah itu. Tersangka mengaku sudah dua kali membawa korban ke hotel yang berbeda di kawasan Baturraden, Banyumas. Pertama pada Rabu (9/4), kedua pada Sabtu (12/4). Korban bersedia diajak tersangka dengan iming-iming uang, pertama Rp 100 ribu, kedua Rp 50 ribu.

“Saat pertama diajak, alasannya, korban diajak pergi menemui ayah korban di Kecamatan Kalimanah. tapi ternyata korban dibawa tersangka ke hotel dan diduga ada tindakan asusila. Hanya saja, tersangka tetap bersikukuh tidak melakukan persetubuhan dengan korban. Ini akan terus kami selidiki,” ujarnya.

Hasil visum terhadap korban menemukan luka robek pada alat vitalnya. Tersangka dijerat dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. (BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response