Darsikin Berterimakasih Kepada Guru SDN Karangklesem

Ditulis 14 Apr 2014 - 11:42 oleh Nanang BNC
BERSALAH : Darsikin merasa bersalah dengan pak guru yang sudah susah payah mengajak anaknya sekolah lagi (foto: dri)

BERSALAH : Darsikin merasa bersalah dengan  guru yang sudah susah payah mengajak anaknya sekolah lagi (foto: dri)

BANYUMAS (BanyumasNews.Com) – Darsikin akhirnya mencurahkan isi hatinya. Dia meresa jengkel dengan istrinya yang pamit bekerja ternyata hingga kini tak diketahui keberadaanya. Akibatnya anak-anak terlantar dan akhirnya mereka tidak mau sekolah.

Darsikin mengaku merasa bersalah kepada guru-guru SDN Karangklesem, Pekuncen. Karena tidak bisa mengajak anak-anaknya untuk sekolah lagi. ” Saya merasa bersalah dan gak enak sekali dengan pak guru. Mereka sudah berkali kali datang ke rumah mengajak anak saya sekolah dan segala kebutuhan sekolah sudah dipenuhi pak guru, tapi tetap tidak mau ” tutur Darsikin sedih.

Darsikin paham sekali dengan sifat ke lima anak -anaknya. Sejak istrinya pergi dua tahun lalu, anak-anak mulai terganggu kehidupannya. Dan yang paling parah, mereka tidak mau sekolah.

Kelima anak Darsikin, Kristanto (15), Lena (14) dan ketiga adiknya, Dian Rumita (10), Damar Aristian (7), Daniel Romadon (5)¬†berharap agar ibunya segera pulang ” Nek ana biyunge ya akau gelam sekolah. Biyunge nyong ora balik-balik,” ujar Damar, anak ke empat pasangan Darsikin-Wasitah tersebut.

Informasi yang diperoleh, istri Darsikin meskipun sering pualng dari Jakarta, namun tidak pernah mau menengok ke lima anaknya. Sepasang suami istri itu diduga sedang tidak akur. Darsikin sempat curiga jika istrinya telah menikah lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyebab ke empat bocah yang tidak sekolah, warga Desa Karangklesem Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jateng akhirnya terungkap. Mereka tidak mau sekolah, sejak kedua orang tuanya berpisah. Karena tak mendapat perhatian orang tua, satu persatu dorup out dari sekolah.

 

Tentang Penulis

Leave A Response