Perempuan Jepara pun Pandai Membuat Ukiran

Ditulis 12 Apr 2014 - 17:24 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
112
Dalam Tag

Gubernur Ganjar Pranowo dan perajin ukir wanitaJEPARA (BanyumasNews.Com) – Tangan-tangan perempuan pengrajin kayu itu tampak cekatan menorehkan tatah ke potongan kayu. Hanya dalam waktu dua jam, ukiran cantik pun rampung dikerjakan.

Ya, sebagai peserta Lomba Ukir yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Jepara di Alun-alun Jepara, Sabtu (12/4), mereka memang harus mengerjakan ukiran dengan cepat dan rapi. Meski panitia menyediakan desain dasar, hasil ukiran para peserta terlihat beragam sesuai taste pengrajinnya. Mulai dari minimalis hingga yang rumit.

Kerapihan dan ketelitian mengerjakan desain yang terhitung rumit itu mengundang kagum Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH, yang menyempatkan untuk hadir pada lomba tersebut. Dia tak menyana jika perempuan Jepara lihai dan memiliki ketrampilan mengukir yang luar biasa.

Kesempatan bertemu dengan para pengrajin ukir wanita dimanfaatkan Gubernur untuk mengetahui seluk beluk keseharian mereka. Termasuk profesi dan penghasilan mereka. Seluruh peserta lomba ukir kesehariannya ternyata berprofesi sebagai pengrajin ukiran, baik ukiran hiasan hingga meubel. Mereka mendapat pesanan dari industri di Jepara. Upahnya yang diterima biasanya berdasarkan borongan, dengan kisaran Rp 15.000-Rp 50.000 per hari

“Keahlian mereka luar biasa. Brand ini bisa kembangkan. Sisi hulunya akan kita siapkan jika produknya memang marketable,” kata Gubernur.

Melihat potensi tersebut, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten terus berupaya memfasilitasi para pengrajin ukiran dari Jepara, yang produknya sudah menembus pasar ekspor. Upaya yang dapat dilakukan dari sisi hulu salah satunya menyediakan bahan baku melalui hutan rakyat. (BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response