Jateng Harus Kebut Pembangunan Infrastruktur

Ditulis 12 Apr 2014 - 16:04 oleh Yit BNC

Gubernur Jateng Ganjar Prabowo memberikan sambutan pada Musrenbang di gedung gradhika Pemrpov JatengSEMARANG (BanyumasNews.Com)  – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah harus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur. Antara lain pembangunan transportasi lintas selatan, Bandara A Yani dan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Pembangunan energi juga harus diupayakan.

“Percepatan pembangunan infrastruktur dan energi perlu dilakukan karena Jawa Tengah menjadi daya tarik investor dari luar daerah. Terutama untuk pengembangan industri kreatif, tekstil dan konveksi,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Prof Dr Armida Salsiah Alisjahbana SE MAA pada acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Tengah, di Grhadika Bhakti Praja, Jum’at (11/4/2014).

Catatan lain yang disampaikan, Jawa Tengah masih perlu menurunkan angka kemiskinan. Meski angka kemiskinan sudah turun dari 16,56% di tahun 2010 menjadi 14,44% di tahun 2013, namun angka tersebut masih di atas rata-rata nasional, yakni 11,47% (2013).

“Percepat pengentasan kemiskinan meski kemiskinan sudah turun. Tapi 2-3 tahun ini diharapkan bisa lebih dipercepat,” tegasnya.

Jawa Tengah juga mesti concern dengan pengembangan pertanian tanaman pangan karena memberikan kontribusi 17-19% terhadap kebutuhan pangan nasional. Armida berharap, catatan yang diberikannya dapat dibahas dalam Musrenbang, sehingga tercapai sinkronisasi pembangunan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Sejalan dengan keinginan pemerintah pusat, Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH menyampaikan komitmennya dalam melakukan percepatan pembangunan infrastruktur. Meski pada pelaksanaannya masih terbentur anggaran. Pada Oktober nanti, pemerintah akan melanjutkan pembangunan jalur Selatan-selatan, termasuk membelah dari utara ke selatan. Konektivitas antar daerah sangat penting untuk menumbuhkan perekonomian.

“Saya ingin anggaran Rp 2,1 triliun untuk pembangunan jalan saja. Sebab kalau dibagi hingga ke desa tidak cukup. Saya akan membicarakan ini dengan dewan dan mudah-mudahan dewan bisa memahami,” ungkap Ganjar. (BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response