Panwaslu Pemalang Kembalikan 1.000 Amplop Politik Uang

Ditulis 12 Apr 2014 - 15:15 oleh Yit BNC

amplop untuk politik uang calegPEMALANG (BanyumasNews.Com)  – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pemalang (Jateng) mengembalikan 1.000 amplop yang diduga kuat akan digunakan untuk politik uang salah satu caleg DPRD setempat. Amplop berisi uang masing-masing Rp 10 ribu belum sempat diedarkan. Amplop yang diangkut mobil Suzuki Carry pickup nopolG 2017 XX itu terjaring saat petugas kepolisian menggelar operasi pada Selasa (8/4/2014) malam menjelang pemungutan suara.

Ketua Panwas Pemalang Herry Setyawan SH didampingi Panwas Divisi Penindakan dan Penyelesaian Sengketa Sriyono SH SPd mengatakan, berdasarkan pemeriksaan saksi dan pelaku terungkap bahwa amplop-amplop tersebut berasal dari Masiron warga Kelurahan Bojongbata yang akan dibawa ke Desa Klareyan. Masing-masing amplop berisi uang Rp 10.000 dan gambar Caleg DPRD Pemalang.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, ia memberikan uang tersebut untuk membantu sang caleg. Hal ini karena sebelumnya ia pernah dibantu beberapa kali olehnya, sehingga sebagai balas budi ia menyumbang untuk pencalegan,” kata Herry Setyawan, Jum’at (11/4/2014).

Dikatakan Herry, berdasar hasil rapat Gakumdu, perbuatan Masiron tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu Pasal 301 UU No 8 Tahun 2013 karena pelaku tidak memenuhi kriteria sebagai pelaksana, peserta dan atau petugas kampanye.

“Setelah rapat Gakumdu, 1.000 amplop dengan total nilai Rp 10 juta dikembalikan kepada pelaku yang membawa. Kami sengaja mengembalikan setelah pelaksanaan pemungutan suara guna menghindari kemungkinan amplop itu dibagikan menjelang hari pemungutan suara,” kata Herry.

Herry menambahkan, selain kasus 1.000 amplop yang diamankan, pihaknya saat ini menangani sedikitnya 12 kasus berkaitan pemilu. Tiga kasus terakhir yang mencuat yakni  Kepala Desa Tegalmlati yang melakukan pengarahan warga untuk memilih salah satu caleg tertentu, kemudian kasus 19 amplop serangan fajar di Kecamatan Petarukan dan terakhir kasus 1.000 amplop yang belum sempat dibagikan. (BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response