Spesialis Komplotan Curanmor Dibekuk

Ditulis 12 Apr 2014 - 15:34 oleh Yit BNC

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Komplotan spesialis pencuri sepeda motor dibekuk Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Purbalingga. Para pelaku mengaku sudah tujuh kali melakukan aksi pencurian itu di berbagai tempat.

Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Sardji mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan pencuri motor, Kuntoro warga Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondangoleh petugas Polsek Karangmoncol dan Koramil Karangmoncol dan warga di Desa Rajawana, Kecamatan Karangmoncol, Minggu (6/4).

Dari hasil pengembangan, pelaku mengaku pernah melakukan aksi sebelumnya bersama temannya, Erik Vidiyanto (21) warga Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang. Dari pengakuan tersangka, polisi melakukan penangkapan Erik di wilayah Kecamatan Rembang pada Rabu (9/4). Kemudian dari pemeriksaan terhadap Erik, yang bersangkutan mengaku juga pernah mencuri di tempat lain bersama tetangganya, Khadirun (28) warga Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang.

“Tersangka Khodirun lalu menyerahkan diri pada polisi, Kamis (10/4) sekitar pukul 10.00,” kata Sardji.

Dari pengakuan ketiga tersangka, mereka telah melakukan pencurian sebanyak tujuh kali. Yakni mencuri motor Vega di Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, motor Mega Pro di Stadion Goentoer Darjono, motor Mio warna merah di Desa/Kecamatan Bojongsari, motor Mio merah di Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, motor di wilayah Kecamatan Mrebet, motor di Desa Rajawana, Kecamatan Karangmoncol dan di Desa Tetel, Kecamatan Pengadegan.

Dari tangan mereka, polisi menyita 1 unit sepeda motor Yamaha Mio merah bernomor polisi R-2986-GL dengan STNK-nya, 1 unit Yamaha Vega hitam dengan nomor polisi R-2380-AH, serta 1 buah kunci kontak motor.

“Ketiganya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun penjara,” kata Sardji.

Tersangka, Erik dan Khadirun mengaku melakukan pencurian tersebut karena terlilit hutang hingga 20 juta. Sepeda motor curian tersebut dia jual di beberapa tempat, hingga ke Kabupaten Purworejo.”Sekali nyuri pakai kunci T, lainnya bawa motor yang kuncinya tergantung,” katanya. (BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response