Pupuk Organik Dari Limbah Waduk

Ditulis 10 Apr 2014 - 22:27 oleh Nanang BNC
ENCENG GONDOK : Pekerja UD Fajar Barokah tengah menjemur enceng gondok sebelum dibuat pupuk organik (foto ruhito).

ENCENG GONDOK : Pekerja UD Fajar Barokah tengah menjemur enceng gondok sebelum dibuat pupuk organik (foto
ruhito).

BANJARNEGARA (BanyumasNews.Com) – Enceng gondok yang selama ini telah menggangu keberlangsungan Waduk Mrican, Banjarnegara ternyata dapat diolah menjadi pupuk organik berkualitas tinggi. Upaya kreatif dengan mengolah ‘limbah waduk’ tersebut dilakukan Sarwono, warga Desa Panggisari, Kecamatan Mandiraja.

Menurut Sarwono, mulai menjadikan enceng gondok Waduk Mrica sebagai bahan baku pupuk organik sejak 1,5 bulan yang lalu. ”Awalnya saya ujicoba dulu. Hasilnya ternyata cukup bagus, pupuk dengan bahan baku enceng gondok ini ternyata banyak mengandung unsur N. Dalam tanaman unsur N membuat tanaman hijau dan segar,” ungkap Sarwono, pemilik usaha UD Fajar Barokah, Kamis (10/4).

Dijelaskan olehnya, untuk menghasilkan pupuk organik berkualitas enceng gondok dicampur dengan kotoran kambing atau sapi. Komposisinya,25 persen enceng gondok dan 75 persen pupuk kandang. Hanya saja proses pembuatan pupuk dengan enceng gondok ini lebih rumit. Sebelum dicampur pupuk kandang, enceng gondok yang baru diambil lebih dulu dibusukan. ”Setelah busuk kemudian dihancurkan dengan mesin penggiling,” kata dia.

Terkait dengan kerjasama dengan Pusri untuk menjual pupuk organik yang diproduksinya, lanjut dia, belum jalan. Karena itu, pihaknya berharap agar pemerintah ikut membantu pemasaran pupuk organik. ”Saat ini produksi kami 20 ton perhari,” ungkap dia (ruhito)

Tentang Penulis

Leave A Response