Politik Uang Masih Saja Terjadi

Ditulis 10 Apr 2014 - 18:32 oleh Yit BNC

Ganjar wawancara di TVRISEMARANG (BanyumasNews.Com)  – Pelaksanaan Pilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 di Jawa Tengah relatif berjalan dengan baik dan lancar. Namun, praktek money politics di masyarakat masih terjadi selama kampanye.

“Pemilu legislatif yang digelar hari ini di Jawa Tengah aman dan lancar. Tingkat pemilihnya mencapai 80 persen lebih. Dan hal ini membuktikan bahwa angka golput berkurang. Pelanggaran seperti money politics selama kampanye juga sering terdengar namun sedikit yang berani melaporkannya,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH, Kamis (10/4/2014).

Menurut ganjar, politik uang muncul karena lemahnya para caleg dalam berpolitik. Program lemah, koordinasi dan hubungan humanis ke masyarakat pun lemah. Selain itu juga sedikitnya ruang debat buat caleg. Sehingga kekuatannya tinggal uang dan sembako. Hal itu yang kemudian mendorong adanya praktek money politics.

Ganjar mengingatkan masyarakat agar tidak takut berbuat baik dan benar. Jangan membiarkan money politics membudaya karena cara tersebut hanya akan memicu korupsi. “Jangan takut berbuat kebaikan dan kebenaran. Ibarat filsafat air dan batu. Omongan untuk menolak politik uang harus dilakukan terus menerus. Harapannya di pilpres sama seperti di pileg ini, bisa lancar dan aman. Gunakan nurani, akal sehat untuk melihat calon dan hindari money politics,” kata Ganjar. (BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response