Gubernur Jateng : Yang Kalah Tidak Perlu Nangis

Ditulis 09 Apr 2014 - 17:42 oleh Yit BNC

Ganjar pranowo dan istri nyoblosSEMARANG (BanyumasNews.Com)  – Masyarakat diminta tetap menjaga iklim kondusif dan tidak perlu melakukan perbuatan yang mengundang keributan. Bagaimana pun, pemilu merupakan proses demokrasi yang biasa dilakukan.

“Menang kalah itu biasa. Yang menang ora usah sombong, yang kalah juga tidak perlu menangis karena ini proses politik yang biasa saja. Demokrasi ya begini,” tegas Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH usai menggunakan hak pilihnya di TPS 2 Kelurahan Gajahmungkur Kecamatan Gajahmungkur Semarang, Rabu (9/4/2014).

Ganjar  juga meminta agar masyarakat ikut menentukan dan mengawasi pelaksanaan pemilu hingga penghitungan final. Jika ditemukan adanya pelanggaran, segera laporkan kepada panitia pengawas. Sehingga tidak menciderai proses pemilu.

Diakui, isu money politics masih melekat pada pemilu tahun ini. Ganjar juga mendapat banyak laporan menyangkut praktik pemberian uang. Sayangnya, tidak banyak orang yang menangkap basah praktik money politics, sehingga sulit diproses lebih lanjut.

“Tolong dong isu seperti ini direspons dengan baik. Kejar, tangkap, satu atau dua orang kena, akan jadi pendidikan politik. Ingat, ini bisa bikin pelaku didelete dari pencalonan,” kata Ganjar.

Tidak hanya selama proses pemilu, pengawasan pun terus dilakukan pada calon-calon yang nantinya terpilih, dalam menjalankan tugasnya selama lima tahun mendatang sebagai anggota dewan.

Pelaksanaan pemilu kali ini, imbuhnya, juga menjadi pemanasan untuk proses pemilihan presiden 9 Juli mendatang. Berbeda dengan pileg, antusiasme masyarakat dalam pilpres diprediksi lebih meningkat mengingat calon yang dipilih hanya beberapa calon. Karenanya, partisipasi masyarakat terus diharapkan untuk menentukan masa depan bangsa. (BNC)

 

Tentang Penulis

Leave A Response