Panwaskab Bubarkan Kampanye di Hari Tenang Pertama

Ditulis 06 Apr 2014 - 18:12 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
81
Dalam Tag

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaslukab) Purbalingga (Jateng) membubarkan kampanye di hari tenang pertama, Minggu (6/4/2014). Hingga berita ini diturunkan, Panwaslukab masih terus melakukan menelusuran laporan masyarakat terhadap partai atau calon legislative (caleg) yang ‘nakal’.

“Kami terpaksa meminta tolong kepolisian untuk membubarkan pertemuan salah satu partai di Gedung Korpri pagi ini. Karena setelah kami telusuri, ini serupa dengan penggalangan massa pada kampanye,” ujar Ketua Panwaslukab, Heru Tricahyono.

Heru mengaku heran dengan partai dan caleg yang masih nekad melakukan kampanye di hari tenang. Pihaknya tak akan segan-segan membubarkan dan bahkan menindak tegas jika peringatan dari Panwas baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten diabaikan. Karena pelanggaran-pelanggaran masa kampanye sangat rentan mengakibatkan iri hati di antara caleg atau partai lainnya, yang tentu saja akan mengancam keamanan dan kenyamanan warga.

“Apa tidak cukup masa kampanye tertutup  selama 1 tahun sejak parpol peserta pemilu ditetapkan dan masa kampanye terbuka selama 21 hari sejak 16 Maret 2014 sampai dengan 5 April 2014 ini?” ungkapnya heran.

Tak hanya kampanye dengan mengumpulkan massa, Heru menegaskan, kampanye dalam bentuk apapun tetap dilarang, termasuk di media massa dan jejaring sosial. Meskipun pengawasan di jejaring sosial seperti Facebook dan twitter relatif sulit, pihaknya meminta masyarakat untuk aktif melaporkan jika ada pihak-pihak yang melanggar.

“Kami mungkin tak sampai pengawasan ke facebook dan twitter, karena itu memang bukan ranah kami. Namun, jika ada laporan, dan pelakunya warga Purbalingga, kita telusuri benar, bukti dan saksi cukup, jelas tindakan tegas tetap dilakukan,” ungkapnya.

Heru mengakui yang dilaporkan dengan yang tidak dilaporkan bagaikan gunung es. Yang dilaporkan hanya sedikit sekali dari kenyataan yang sebenarnya terjadi. Menurutnya, memang butuh keberanian bagi masyarakat untuk berani melapor.

“Jangan takut. Dengan aturan yang berlaku sekarang, pelapor jauh lebih aman, dan akan kami lindungi,” tegasnya.  (BNC)

 

Tentang Penulis

Leave A Response