PT KAI Siapkan Reward bagi 2 Karyawannya yang Jadi Korban Kecelakaan KA Malabar

Ditulis 05 Apr 2014 - 10:25 oleh Eko Nurhuda

kecelakaan KA MalabarJAKARTA (BanyumasNews.com) – Kecelakaan KA Malabar yang anjlok di Tasikmalaya, Jumat (4/4) lalu, menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Dua di antaranya merupakan karyawan PT Kereta Api Indonesia. BUMN ini pun menyiapkan reward dan tali asih tanda berbela sungkawa pada keduanya.

Kedua karyawan PT KAI trsebut adalah Ayudiyah Kusumahningrum (27) asal Jl. Pendowo No. 11 RT 02/03 Lawang, Malang. Wanita muda ini merupakan karyawan bagian restorasi KA Malabar. Seorang lagi bernama Sri Hartanto (60) asal Jl. Mujair VII No. 12 Kec. Ngaglik, Sleman, DI Yogyakarta yang merupakan pensiunan PT KAI namun dikaryakan sebagai pegawai kontrak.

“Ya benar. Hartanto itu pensiunan yang masih dipekerjakan sebagai pegawai kontrak di PT KAI. Kalau Ayu itu pegawai yang berstatus masih aktif. Masih muda dia,” demikian penjelasan Humas PT KAI Sugeng Priyono di Jakarta, Sabtu (5/4).

Menyinggung soal reward dan sumbangan kematian, Sugeng mengaku belum bisa menyebutkan bentuk penghargaannya seperti apa serta berapa nominal yang diberikan.

“Ada. Pasti ada. Cuma saya lupa nominalnya berapa dan reward-nya berapa. Nanti juga kan harus dilihat dulu masa kerja dan kapasitas kerjanya seperti apa,” katanya.

KA Malabar jurusan Bandung-Malang anjlok di Kampung Terung, Desa Mekarsari, Kadipaten, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Jumat (4/4) sekitar pukul 18.06 WIB. KA mengalami kecelakaan karena tanah di sekitar rel longsor usai diguyur hujan lebat.

Selain tiga korban tewas, dua orang mengalami luka berat dan tengah dirawat di RS Santosa, Bandung. Sedangkan 35 orang lagi mengalami luka ringan. Korban selamat sendiri sudah dievakuasi oleh warga dan tim bantuan yang datang kemudian.

Tentang Penulis

Eko Nurhuda, kontributor tetap BanyumasNews.com. Berdomisili di Pemalang, Jawa Tengah.

Leave A Response