Warga Kalibening Mulai Minati Gaharu Untuk Penghijauan

Ditulis 03 Apr 2014 - 19:34 oleh Nanang BNC
GAHARU : Bibit tanaman Gaharu didalam polibag diap ditanam warga Kalibening (foto ruhito)

GAHARU : Bibit tanaman Gaharu didalam polibag
diap ditanam warga Kalibening (foto ruhito)

BANJARNEGARA (BanyumasNews.Com) – Gaharu, sejenis tanaman beraroma wangi yang biasa tumbuh diwilayah pulau Kalimantan dan Sumatera, kini mulai dikembangkan di wilayah Kecamatan Kalibening, Banjarnegara.Selain di Kalibening, tanaman tersebut juga diminati warga luar Kalibening seperti Pekalongan, Batang dan Pemalang.

Koordniator Asosiasi Gaharu Indonesia (Asgarin) wilayah Banjarnegara,Ridwan mengatakan, sejak awal tahun 2013 lalu, tanaman tersebut mulai banyak peminatnya khususnya warga kecamatan Kalibening. ”Sudah ribuan bibit terjual. Namun, yang kami rekomendasikan hanya bibit gaharu jenis ‘Aquailaria Malaccencis’. Selain jenis itu, kami tidak akan memberikan jaminan penjualan karena semuanya sudah ada sertifikat dan perjanjiannya,” katanya, Rabu (2/4).

Kegiatan itu dijadikan kemitraan dengan para petani dengan mengharuskan pembelian bibit dari Asgarin langsung. Selain itu, dengan pemebelian bibit langsung kepada asosiasi, kedepan, akan ada perawatan tanaman berupa penyuntikan dan serum (inokulasi) serta tatacara pemanenannya. Usian panen tanaman itu sendiri setelah berumur 7 tahun atau lebih. Selain itu, pada saat pemanenan atau penebangan dilakukan oleh tenaga langsung dari asosiasi sehingga tidak terjadi salah potong.

”Perlahan namun pasti, warga Kalibening mulai tertarik. Mereka tidak bisa membeli secara eceran karena harus menandatangani perjanjian. Yang jelas, petani tidak akan mengalami kerugian jika menanam gaharu sesuai rekomendasi kami,” katanya.

Ridwan sendiri juga menyediakan dirumahnya di Kalibening dengan berbagai ukruan tinggi. Harga yang dipatok, mulai dari Rp.30 ribu hingga Rp 150 ribu tergantung dari tinggi bibit yang diinginkan.

Sabar, warga Desa Sembawa, Kecamatan Kalibening mengatakan, dirinya tertarik untuk menanam gaharu dengan sistim kemitraan. Dengan sistim kemitraan, ia merasa terjamin pada saat panen sehingga tidak hanya menjadi cerita manis saja. ”Saya beli 50 batang untuk ditanam dikebun. Tanpa berpikir keuntungan yang katanya berjuta-juta, hal penting adalah yang ditanam adalah kayu. Setiap pohon pasti ada manfaatnya,” katanya.

Warga yang lain, Sudi mengatakan, saat memborong bibit gaharu mengatakan, gaharu adalah kayu yang sangat wangi dan termasuk golongan tanaman yang langka. ” Sistim kemitraan itulah yang membuat kami tertarik untuk membeli dan menanam gaharu walaupun jauh tempat pembelian bibitnya. Demi hijaunya halaman namun dapat menguntungkan,” katanya (ruhito)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. apri 07/03/2016 pukul 21:40 -

    kami punya 1200 pohon gaharu umur 14 tahun diameter 35-45cm lokasi di kalimantan timur di jual harga Rp.1,5jt/pohon hub. 081322384757

Leave A Response