Dawet Ayu ‘Bercendol’ Lele

Ditulis 03 Apr 2014 - 19:23 oleh Nanang BNC
DAWET : Dawet ayu berbahan baku daging ikan lele (foto ruhito)

DAWET : Dawet ayu berbahan baku daging ikan lele (foto ruhito)

UNTUK meningkatkan minat mengkonsumsi ikan kepada masyarakat, Anggi, warga Desa Sered,Kecamatan Madukara, Banjarnegara mencoba melakukan aplikasi dengan makanan khas yang sudah ada. Ia membuat dan memasarkan dawet yang merupakan minuman khas Banjarnegara dengan berbahan ikan lele sejak dua tahun silam. Selain rasanya yang segar dan manis, dawet lele juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

”Untuk membuat cendol dawet atau berbahan ikan lele ini tidak sulit. Proses pembuatan sama dengan cendol dawet pada umumnya. Hanya saja,saya memasukan daging ikan lele kedalam cendol. Daging lele yang sudah dihaluskan dimasukan kedalam adonan lainnya,” ungkap dia Senin (31/3).

Menurut dia, dari warna dan kekenyalan dawet tidak berbada dengan cendol yang berbahan baku lainnya. Selain itu, juga tidak berbau amis. Rasa dawet ayu lele ini lebih gurih dan banyak mengandung protein tinggi. ”Jika kita amatai secara sepintas tidak ada yang berbeda dengan dawet lainnya. Inovasi ini membuat dawet berbahan baku ikan ini

didasari rasa keprihatinan karena tingkat konsumsi masyarakat terhadap ikan masih rendah di Banjarnegara. Harapan kami, produk ciptaan saya bisa diterima pasar sehingga berdampak pada peningkatan konsumsi ikan masyarakat,” ungkap dia.

Wakil Bupati Banjarnegara, Hadi Supeno mengatakan, rasa dan aroma dawet berbahan baku ikan lele segar dan tidak berbau amis. ”Ini bisa menjadi alternatif bagi yang bosan dengan olahan ikan itu saja. Dawet ayu berbahan baku lele patut dicoba,” katanya (ruhito)

Tentang Penulis

Leave A Response