Petani Melati Banjarnegara Beralih ke Genitri

Ditulis 01 Apr 2014 - 20:52 oleh Nanang BNC
GENITRI : Petani di Kecamatan Rakit, Banjarnegara memperlihatkan bibit pohon genitri siap tanam. Di Kecamatan Rakit, tanaman tersebut mulai mendapatkan tempat untuk menggantikan melati gambir (foto Ruhito)

GENITRI : Petani di Kecamatan Rakit,
Banjarnegara memperlihatkan bibit pohon genitri siap tanam. Di
Kecamatan Rakit, tanaman tersebut mulai mendapatkan tempat untuk
menggantikan melati gambir (foto Ruhito)

BANJARNEGARA (BanyumasNews.Com) – Petani di Kabupaten Banjarnegara mulai tertarik membudidayakan tanaman genitri atau mata shiwa. Beberapa petani di Kecamatan Rakit mulai mengganti tanaman melati gambir dengan genitri sejak delapan bulan lalu.

Cipto Darmanto, warga Rt 02/1 Desa dan Kecamatan Rakit, Senin (31/3) mengaku, ketertarikan menanam genitri melihat dari keberhasilan para petani di wilayah Kebumen dan Cilacap. Setelah berkali-kali berkunjung ke Kebumen dan menemui salah satu pedagang besar di wilayah itu ia

mulai memutuskan untuk bertanam komoditas ekspor ini. ”Bibit yang saya tanam bukan bibit lokal namun bibit impor,” ujarnya.

Tarno petani lainnya mengatakan, berdasarkan penjelasan dari salahsatu juragan yang ada di Cilacap bahwa manfaat ganitri bukan sekadar alat hitung dala berdoa laiknya tasbih bagi kaum Muslim atau rosario bagi umat Nasrani. Biji ganitri juga dipercaya berfungsi menghilangkan stres.

”Dia katanya sanggup membeli hasil buah asal kualitasnya baik dengan harga yang sama dengan dipasaran. Untuk jenis tertentu harganya sampai Rp 100 ribu perbiji,” ujarnya.

Tanaman Genitri juga sudah dikmbangkan oleh masyarakat Dukuh Bulupayung dan Gunutugel Desa Kalitengah, Kecamatan Purwonegoro yang wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Kebumen sejak enam tahun silam. Menurut Warsan, tokoh masyarakat Bulupayung mengatan, sekitar 50 persen warga dikedua dukuh tersebut menanam ganitri. Dalam satu rumah

bisa dua hingga lima pohon dan tiap pohon rata-rata sudah berumur enam tahun (ruhito).

Tentang Penulis

Leave A Response