Karyawan DPU Kerja Bakti Bersihkan RTH Bojong

Ditulis 28 Mar 2014 - 17:10 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
107
Dalam Tag

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Karyawan dan karyawati Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Purbalingga, Jum;at pagi (28/3) melakukan kerja bakti massal di taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kelurahan Bojong, Kecamatan Purbalingga. Pembersihan dilakukan dengan memangkas rumput yang sudah mulai tinggi. Saat ini status RTH Bojong belum diserahkan oleh pihak rekanan kepada Pemkab dan masih dalam tahap pemeliharaan oleh rekanan.

Aksi kebersihan itu dilakukan dengan menggunakan mesin potong rumput, sabit, cungkir dan sapu. Para karyawan DPU tidak saja dari bidang kebersihan saja, tetapi juga dari bidang lain seperti Bidang Bina Marga, Pengairan, Cipta Karya dan sekretariat. ”Kerja bakti ini kami lakukan juga untuk mendukung gerakan kebersihan dan sekaligus menghadapi penilaian penghargaan Adipura,” kata Kepala DPUK Sigit Subroto disela-sela kegiatan.

Sigit mengatakan, setelah RTH Bojong diserahkan resmi kepada Pemkab (DPUK) maka nantinya pengelolaan akan dilakukan oleh Bidang Kebersihan. ”Saat ini kami juga mengelola taman yang ada di kota seperti taman Sentul Garden dan Taman Gringsing,” kata Sigit Subroto.

Sigit menambahkan, pembangunan RTHberupa taman kota itu dibangun mulai September 2012, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 850 juta yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum. Kemudian pada tahun 2013 disempurnakan dengan anggaran APBD kabupaten senilai Rp 1,8 miliar untuk membangun plaza, area parkir, PKL, toilet, pintu gerbang, dan bibit tanaman.

”Pembangunan RTH Bojong merupakan kegiatan Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) Kementerian Pekerjaan Umum. Selain Purbalingga, terdapat 59 kabupaten dan kota lainnya yang menjalankan program kota hijau tersebut,” tambah  Sigit Subroto.

Sementara itu Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto mengatakan, program P2KH merupakan salah satu aksi kota hijau. Kota hijau dapat dipahami sebagai kota yang ramah lingkungan berdasarkan perencanaan, perancangan kota yang berpihak pada prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan antara lain dengan memanfaatkan secara efektif dan efisien sumberdaya air serta energi,”program kota hijau ini juga sebagai upaya mengurangi dampak dari pemanasan global yang dipicu oleh tingginya emisi karbon (gas rumah kaca) yang sudah mulai terjadi dan dirasaan bersama dampaknya,” kata Sukento. (BNC)

 

 

Tentang Penulis

Leave A Response