Manifesto Gerakan Soedirman Untuk Pemilu 2014

Ditulis 23 Mar 2014 - 19:12 oleh Nanang BNC
BEM UNSOED: Aliansi BEM se UNSOED saat melakukan aksi (foto:dok)

BEM UNSOED: Aliansi BEM se UNSOED saat melakukan aksi (foto:dok)

PURWOKERTO (BanyumasNews.Com) – BEM UNSOED beserta Aliansi BEM se-UNSOED menuangkan tuntutan dalam Pemilu 2014 ini dalam Manifesto Gerakan Soedirman.

Tuntutan BEM UNSOED dan Aliansi BEM se-UNSOED di Pemilu 2014, antara lain: Pemilu adalah momentum tepat dan strategis, regenerasi kepemimpinan nasional menjadi agenda utama dalam Pemilu.

Segala persoalan bangsa dengan beragam aspeknya bisa menemukan titik terang kedepan dilihat dari siapa yang memimpin Indonesia lima tahun kedepan. Karenanya mahasiswa menyatakan sikap untuk siap mengawal Pemilu 2014 dari tiga sektor, yaitu penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu), peserta pemilu (Capres, Cawapres, Caleg), dan pemilih.

Ir. Alief Einstein, M.Hum,Redaktur Eksekutif Redaksi Pemberitaan UNSOED dalam releasse yang dikirim ke BNC meungkapkan, BEM UNSOED beserta Aliansi BEM se-UNSOED menuangkan tuntutan dalam Pemilu 2014 ini dalam Manifesto Gerakan Soedirman.

Tuntutan BEM UNSOED dan Aliansi BEM se-UNSOED di Pemilu 2014, antara lain,BEM se-UNSOED berkomitmen dalam merubah status quo bangsa Indonesia menjadi peradaban yang tumpah dengan kekuatan moral. Langkah awal pengawalan Pemilu 2014 dimulai dengan aksi moral yang diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 21 Maret 2014.

Aksi tersebut berupa longmarch yang dimulai dari Pusat Kegiatan Mahasiswa UNSOED dan berakhir di depan Patung Jenderal Soedirman UNSOED Purwokerto. Puncak aksi tersebut, BEM UNSOED beserta Aliansi BEM se-UNSOED menuangkan tuntutan dalam Pemilu 2014 ini dalam Manifesto Gerakan Soedirman.

Tuntutan BEM UNSOED dan Aliansi BEM se-UNSOED di Pemilu 2014, antara lain:

1. Menuntut KPU untuk menyelenggarakan Pemilu 2014 secara bersih dan berkualitas.

2. Menuntut Bawaslu untuk mengawal total Pemilu 2014, minimkan jumlah pelanggaran dan segerakan proses penyelesaian aduan pelanggaran.

3. Menuntut Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk mengawal ketat kode etik penyelenggara pemilu.

4. Menuntut peserta pemilu (parpol) untuk kampanye secara bersih dan menghormati peraturan pemilu.

5. Menuntut Capres Cawapres RI untuk berani melakukan Kontrak Politik dengan mahasiswa.

6. Menuntut Caleg DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota untuk kampanye secara bersih dan menghormati peraturan pemilu.

7. Mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2014 secara bertanggungjawab.

Tentang Penulis

Leave A Response