DPR: Polisi Tembak Polisi, Turunkan Kepercayaan Masyarakat

Ditulis 19 Mar 2014 - 19:51 oleh Nanang BNC

polisi2jadiiJAKARTA (BanyumasNews.Com) – Tertembaknya Kepala Detasemen Markas (Denma) AKBP Pamudji tewas ditembak di Polda Metro Jaya kemarin membuat gerah anggota DPR.Anggota Komisi III DPR Harry Witjaksono meminta agar Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti turun menyelesaikan kasus ini. Sebab, masalah internal kepolisian ada di tangan Wakapolri.

Menurut Harry, akibat kasus ini akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat kepada institusi Polri.Karena itu, untuk menghindari hal serupa terjadi kembali,Polri terus memeriksa psikologis para anggotanya. Khususnya bagi mereka yang dipercaya memegang senjata api.

Tugas Wakapolri menegakkan disiplin Polri, terlepas masalahnya apapun itu, tembak-tembakan polisi itu bisa membuat disiplin runtuh,” ujar Harry di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (19/3).

Seperti diberitakan,Kepala Denma Polda Metro Jaya AKBP Pamuji tewas dengan dua luka tembak di kepala, Selasa (18/3/2014) pukul 21.45 WIB. Pelaku diduga bawahannya sendiri berinisial Brigadir S.

Menurut polisi,pada Selasa sekitar pukul 21.30 WIB, seorang saksi melihat korban terlibat cekcok dengan Brigadir S di ruangan piket Pelayanan Masyarakat Polda Metro Jaya.

Saksi yang juga seorang polisi mendengar suara letusan tembakan sebanyak dua kali dari dalam ruangan. Setelah saksi masuk ke ruangan, korban telah tergeletak bersimbah darah. Tak lama kemudian, petugas Provost Polda Metro Jaya datang dan menangkap Brigadir S.

Tentang Penulis

Leave A Response