PBB P2 Banjarnegara Sebesar Rp. 17,3 Milliar

Ditulis 19 Mar 2014 - 18:30 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
173
Dalam Tag
Bupati Banjarnegara membayar Pajak Bumi Bangunan

Bupati Banjarnegara membayar Pajak Bumi Bangunan

BANJARNEGARA (BanyumasNews.Com) -Berdasarkan data PBB P2 tahun 2014, pokok ketetapan PBB P2 Banjarnegara tahun 2014 sebesar Rp. 17.319.892.869 yang terdiri dari sektor perdesaan sebesar Rp. 8.189.253.832 serta sektor perkotaan sebesar Rp. 9.130.639.037. Sedangkan jumlah wajib pajak sebanyak 642.021 dan jumlah SPPT tahun 2014 sebanyak 688.019.

“Dari jumlah tersebut yang nilai ketetapannya Rp. 0 sebanyak 2.968 sehingga yang ada nilai ketetapannya sebanyak 685.051 lembar,” kata Kepala DPPKAD Banjarnegara Indarto saat memberikan laporan pada acara launching pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB P2) di pendapa Dipayudha Adigraha Rabu  (19/3).

Sesuai dengan keputusan Bupati Banjarnegara nomor 973/87 tahun 2014 tentang program pelunasan PBB P2 tahun 2014 Banjarnegara , bahwa program pelunasan PBB P2 telah ditetapkan pada akhir bulan Juli 2014.

“Kepada semua pihak baik kepala SKPD, Camat, Kepala Desa dan Kelurahan untuk dapat mendukung program ini. Kami juga memberikan apresiasi kepada Kanwil DJP Jateng dan kepala KPP Pratama Purbalingga serta bank Jateng atas kerjasamanya,” Lanjut Indarto.

Lebih lanjut Indarto mengatakan kegiatan penyelenggaraan launching PBB P2 dimaksudkan agar masyarakat mengetahui bahwasejak tahun 2014 pengelolaan PBB P2 sudah dilaksanakan sepenuhnya oleh pemkab Banjarnegara.

Launching tersebut juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakatbahwa sejak pengalihan PBB P2 maka pelayanannya dilaksanakan oleh pemkab melalui DPPAKD.

“Pengalihan PBB P2 secara resmi mulai dilaksanakan sejak di serahkan pengelolaannya oleh kementrian keuangan RI melalui Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 2 Januari 2014. Serah terima dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani antara Bupati dengan Kepala Kanwil DJP Jateng II,” tambahnya.

Kepala KPP Pratama Purbalingga Yeheskiel Minggus Tirada pada kesempatan tersebut mengingatkan salah satu kewajiban perpajakan adalah menyampaikan SPT tahunan PPh yang merupakan sarana wajib pajak untuk melaporkan sekaligus mempertanggungjawabkan atas penghitungan atau pembayaran pajaknya dengan baik dan benar.

“Tugas pengamanan penerimaan pajak tidak mudah, menghingat masih minimnya basis pemajakan dan masih perlu ditingkatkan kesadaran wajib pajak dalam melaporkan surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan. Tingkat rasio kepatuhan wajib pajak mencapai 70 persen atau 48.047 dari wajib pajak yang wajib SPT tahun pajak 2012 sebesar 68.639,” kata Yesheikel.

Dari data tersebut diketahui bahwa peran PNS dan pensiunan termasuk TNI, Polri dalam melaporkan SPT tahunan 2012 hanya sebesar kurang lebih 18.500 orang untuk dua kabupaten yaitu Banjarnegara dan Purbalingga..

“Saat ini penerimaan PBB-P2 sudah menjadi hak sepenuhnya pemkab Banjarnegara, sedangkan peran PPH secara tidak langsung juga memberikan kontribusi ke pemerintah dalam bentuk dana bagi hasil dari PPh orang pribadi dan PPh Psl 21 karyawan,” lanjut Yesheikel.

Direktur Umum Bank Jateng Radjim pada kesempatan tersebut mengatakan saat ini pembayaran PBB juga sudah bisa melalui ATM Bank Jateng. Dengan adanya mobil keliling nantinya akan  bergerak kemana saja mendekatkan peyalanan kepada masyarakat.

“Sekarang pembayaran PBB tidak harus ke kantor , namun sudah bisa melalui ATM atau agen mobil Bank Jateng yang akan mendatangi masyarakat luas,” kata Radjim.

Kepercayaan pemkab kepada bank jateng juga kami respon, dengan memberikan keuntungan berupa pendapatan asli daerah PAD kepada pemkab yang bermuara kepada masyarakat kembali. PAD ini nantinya juga digunakan untuk pembangunan sarana dan prasara umum untuk kemajuan dan pertumbuhan msyarakat.

Sementara Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo  pada kesempatan tersebut meminta kepada pejabat Dinas Pendapatan , Pengelolaaan Keuangan dan asset daerah (DPPKAD) yang menangani PBB P2 beserta tim PBB tingkat kecamatan maupun desa  atau kelurahan memiliki semangat dalam melaksanakan pengelolaaan PBB P2 .

“Saya berharap seluruh elemen pemkab, mulai dari sekda, sisten,kepala SKPD, Kelapa Desa, Lurah dan semua staf dapat menjadi tauladan bagi masyarakat dengan membayar PBB  2014 segera setelah pelaksanaan launching ini,” kata Bupati.

Bupati Sutedjo juga berharap  kepada masyarakat wajib pajak PBB segera memenuhi kewajiban melunasi PBBnya, sedangkan kepada DPPKAD, kecamatan, desa atau kelurahan serta Bank Jateng diminta terus meningkatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat khususnya para wajib pajak.

Sementara sampai dengan hari rabu kemarin tercatat baru dua desa yaitu Desa Pasegeran Kecamatan Pandanarum dan Desa Gripit Kecamatan Banjarmangu telah melunasi PBB tahun 2014.(BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response