Wisata Teluk Penyu Cilacap Sepi

Ditulis 18 Mar 2014 - 20:11 oleh Nanang BNC
JOKI KUDA: Masih laris di pantai Teluk Penyu (foto:nan)

JOKI KUDA: Masih laris di pantai Teluk Penyu (foto:nan)

OBYEK WISATA pantai di Cilacap Jawa Tengah belakangan ini sepi pengunjung. Hal tersebut sangat terasa pasca gempa Kebumen beberapa waktu lalu. Selain itu pantai di Cilacap juga dikenal banyak memakan korban wisatawan yang terseret ombak. Meski begitu hingga kini pemerintah setempat tak berupaya menciptakan rasa nyaman kepada wisatawan.

Suasana sepi di salah satu pantai Teluk Penyu Cilacap. Meski hari libur, namun jumlah wisatawan yang datang ke lokasi tersebut hanya sekitar seratusan orang. Tidak seperti biasanya, setiap hari Sabtu dan Minggu pengunjung mencapai lima ribu lebih.

Deretan perahu yang biasa mengangkut wisatawan yang ingin menikmati deburan ombak laut juga tampak sepi. Hanya terlihat anak-anak yang bermain di pinggiran pantai.

Hal yang menarik belakangan ini justru makin larisnya para pemilik kuda tunggangan. wisatawan lebih memilih berkeliling dengan menunggang kuda ketimbang berperahu ke tengah laut. Larisnya kuda tunggangan itu dirasakan Agus (14), seorang anak kecil yang selama ini menjadi joki kuda. Agus mengaku sejak banyak kecelakaan laut, kudanya laris manis dipakai wisatawan.

Jika biasanya hanya mendapatkan 25 ribu perhari, Agus yang masih duduk di bangku SD kelas lima ini kini bisa memperoleh minimal 50 ribu perharinya. Di lokasi tersebut hanya Agus satu satunya anak kecil yang menjadi joki.

“ Lumayan mas bisa untuk membantu biaya sekolah, “ ujar anak pasangan Samidi dan Eni warga Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara ini.

Sekali jalan berkeliling sepanjang pantai Teluk Penyu sekitar dua kilo meter, Agus menarik bayaran tujuh ribu. Uang tersebut kemudian digunakan Agus untuk biaya sekolah.

Sayangnya obyek wisata pantai di Cilacap kurang mendapat perhatian pemerintah setempat. Sajak banyak terjadi kecelakan, mestinya aparat memasang papan pengumuman di lokasi yang dianggap rawan untuk berenang.

 

Tentang Penulis

Leave A Response