Relawan Pengawas Bagian Penting Pelaksanaan Pemilu

Ditulis 18 Mar 2014 - 17:16 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
133
Dalam Tag

URBALINGGA (BanymasNews.Com)  – Relawan pengawas pemilu menjadi bagian penting dalam rangka menyukseskan pelaksanaan pemilu 2014. Pengawasan yang perlu diperketat pada pelaksanaan pemilu dapat menjadi perwujudan pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil.

“Pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil harus dilaksanakan agar proses demokrasi dapat berjalan dengan baik,” ujar Ketua Panwaskab Purbalingga, Heru Tri Cahyono ketika memberikan pembekalan pada acara Bimbingan Teknis (Bintek) bagi Relawan Pengawas Pemilu di Aula Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuranmas Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara, Purbalingga, Selasa (18/3).

Kegiatan itu dihadiri sekitar 200 relawan pengawas Pemilu dari unsur pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum dan para Ketua Panwascam se Purbalingga. Hadir juga sebagai pembicara, dua komisioner Panwaskab Purbalingga, Joko Prabowo dan Endang Yuliyanti, serta Ketua Laboratorium Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman , Indaru Setyo Nurprojo.

Menurut Heru Tri Cahyono, kehadiran ribuan  relawan Pengawas Pemilu  di Purbalingga merupakan bagian dari gerakan sejuta relawan Pengawas Pemilu yang digelorakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Gerakan ini  dilaksanakan untuk  memaksimalkan pengawasan di lapangan

Relawan pengawas pemilu, lanjut Heru Tri Cahyono,  bertugas membantu Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) yang ada di desa-desa.

Tugas utama relawan ini adalah memberikan informasi terkait pelanggaran pada pelaksanaan pemilu 2014. “Tugas relawan adalah mencari dan menggali informasi

pelanggaran pemilu dan memberikan informasi tersebut kepada PPL maupun Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam),” ujarnya.

Relawan pengawas pemilu ini juga harus menaati dan  mengetahui larangan saat menjalankan tugas di lapangan. Relawan yang telah mendaftarkan diri dan siap

menjalankan tugas di lapangan memiliki kewajiban utama, yaitu menaati adat istiadat di tempat bertugas serta dapat menjamin akurasi data laporan pelanggaran.

“Relawan pengawas pemilu wajib menjamin akurasi data laporan pelanggaran pemilu yang disampaikan kepada pengawas kecamatan,” ujarnya.

Heru Tri Cahyono  juga menambahkan ada beberapa hal yang menjadi larangan bagi relawan pengawas pemilu 2014. Yakni dilarang  mencampuri hak dan kewajiban pemilih, memihak pada peserta pemilu, menggunakan pakaian atau atribut yang berindikasi mendukung partai tertentu, membawa senjata, serta memihak kepada  peserta pemilu.(BNC)

 

Tentang Penulis

Leave A Response