ESDM Ukur Sumber Air Panas di Lereng Gunung Slamet

Ditulis 17 Mar 2014 - 23:14 oleh Nanang BNC
SUMBER AIR PANAS: Salah satu sumber mata air panas di Baturraden (foto:dok)

SUMBER AIR PANAS: Salah satu sumber mata air panas di Baturraden (foto:dok)

BANYUMAS (BanyumasNews.Com) – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Banyumas, Jawa Tengah, mengukur suhu di dua sumber air panas kaki Gunung Slamet. Pengukuran dilakukan untuk mengetahui aktivitas Gunung Slamet yang saat ini masih berstatus waspada.

Pemeriksaan suhu dilakukan di pancuran tiga dan tujuh lokawisata Baturraden. Di dua tempat tersebut, suhu tercatat mencapai 46,6 derajat celsius, turun dibanding pengukuran sebelumnya yang mencapai 51,6 derajat celsius.

Berdasarkan pengukuran rutin sejak januari 2013, suhu rata-rata mencapai 40-50 derajat celsius. fluktuasi tersebut belum menunjukkan aktivitas berarti pada Gunung Slamet.

PENGUKURAN : Petugas ESDM Banyumas saat mengukur suhu di pancuran 3 Baturaden (foto:nan)

PENGUKURAN : Petugas ESDM Banyumas saat mengukur suhu di pancuran 3 Baturaden (foto:nan)

“ Kami saat ini kerap melakukan pemeriksaan seminggu dua kali. Sebelumnya pemeriksaan dilakukan dua kali dalam sebulan. Hasil pengukuran ini kemudian disampaikan kepada petugas pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi (PMVBG-red) di pos pengamatan gambuhan pulosari Pemalang,” ujar Sigit Widiadi, Kepala Bidang Geologi Dinas ESDM Banyumas.

Menurutnya,sejumlah obyek wisata di kaki Gunung Slamet masih aman untuk dikunjungi wisatawan. Jarak puncak gunung dengan Baturraden mencapai delapan kilometer. Meski begitu data dari unit pelaksana teknis daerah Baturraden sejak ditetapkan statusnya menjadi waspada, jumlah kunjungan ke baturraden menurun hingga 60 persen.

 

Tentang Penulis

Leave A Response