Kinerja Kurang, Karyawan PDAM Banjarnegara Buat Pakta Integritas

Ditulis 14 Mar 2014 - 23:08 oleh Nanang BNC
PDAM : Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM di Banjarnegara yang berada di Sigaluh (Ruhito).

PDAM : Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM di
Banjarnegara yang berada di Sigaluh (Ruhito).

BANJARNEGARA (BanyumasNews.Com) – Kinerja Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banjarnegara dinilai kurang optimal yang berakibat profesionalisme perusahaan rendah dan kinerja perusahaan tidakefisien. Karena itu, PDAM diminta memperbaiki diri.

”Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah konsolidasi organisasi.Seluruh jajaran manajemen dan karyawan, dari pucuk pimpinan hingga yang terendah seperti tukang sapu sekalipun harus satu kata, satu tekad, satu komitmen untuk melakukan perubahan. Dan kedua siapa saja yang menjadi bagian dari PDAM harus ikut merasa memiliki organisasi ini,” ungkap Wakil Bupati Banjarnegara, Hadi Supeno.

Ia menyarankan, agar setiap karyawan dari staf hingga pimpinan PDAM membuat pakta integritas yang berisi tekad memperbaiki diri. Sebagai tanda tekad tersebut, masing-masing diwajibkan untuk menuliskan kesanggupan dan komitmen pribadinya akan berbuat apa ke depannya bagi perusahaan, lalu ditandatangani.

”Itu yang namanya road map. Tidak hanya perorangan dalam organisasi,namun dalam waktu segera saya juga minta PDAM membuat road map tentang apa yang dilakukan ke depan, targetnya, dan tahapan-tahapan untuk mewujudkannya. Itu harus selesai segera karena saya ingin masalah rencana kenaikan harga air diselesaikan secepatnya,” katanya.

Menurut Hadi Supeno, sebagai sebuah perusahaan maka PDAM harus mengelola urusannya secara professional, efektif, disiplin, kerja keras, dan efisien. Bila asas tersebut dilanggar, lanjutnya, mustahil suatu perusahaan mendatangkan keuntungan. Maka yang ada, lanjutnya,hanyalah kerugian.

”Bila perusahaan untung, maka dampak ikutannya karyawan meningkat kesejahteraannya. Seperti halnya PDAM di lain daerah yang sudah menempatkan keuntungan perusahaan sebagai bagian dari penghasilan. Ssehingga ketika keuntungan meningkat tinggi maka penghasilan

pegawainya otomatis ikut meningkat. Hal sama yang saya harapkan dari karyawan PDAM, jika ingin meningkat kesejahteraannya kuncinya hanya satu tingkatkan kinerja Saudara-saudara sekalian,” katanya.

Menanggapi kritik tersebut, Plt Direktur PDAM Banjarnegara mengatakan, pihaknya siap melakukan perubahan kinerja. Pihaknya posisi PDAM bukanlah organisasi ekonomi yang bebas dari beban hutang dan kelemahan organisasi lainnya.

Karena itu, lanjutnya, usai kegiatan ini pihaknya akan melakukan pertemuan untuk konsolidasi internal. ”Selain konsolidasi, pihak kami juga akan segera membuat road map dan menyerahkannya pada bupati dan wakil bupati. Kami yakin, kami bisa berubah menjadi lebih baik,” katanya. (Ruhito)

Tentang Penulis

Leave A Response