Prestasi Banjarnegara Sepanjang Tahun 2009

Ditulis 31 Des 2009 - 22:16 oleh Banyumas1

Predikat sebagai salah satu Kabupaten Tertinggal di Jawa Tengah tidak menghalangi Banjarnegara untuk meraih prestasi-prestasi membanggakan lewat putra-putri terbaiknya. Hal ini tentu tidak lepas dari kerja keras dan kerjasama yang sinergis antara Pemkab Banjarnegara dengan warganya. Berikut catatan prestasi-prestasi  yang diraih sepanjang tahun 2009.

JANUARI – MARET 2009

  • SMAN 1 Purwanegara Juara Wiyata Mandala Tingkat Provinsi

Wakil Bupati Banjarnegara Drs. Soehardjo MM, Senin (19/1) secara simbolis memberikan penghargaan kepada SMAN 1 Purwanegara  sebagai Juara I Lomba Wawasan Wiyata Mandala Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Berbagai penghargaan juga diberikan kepada para siswa yang berprestasi di berbagai ajang olah raga dan seni Tingkat Provinsi dan Nasional. Beberapa diantaranya adalah Andri Setyaningsih yang menjadi Juara II pada Kejuaranan Nasional Catur, dan Asih setyowati yang menjadi Juara II pada Kejuaraan Pencak Silak Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

  • Desa Pager Gunung Wakili Banjarnegara dalam Lomba PHBS Tingkat Provinsi

Desa Pagergunung, Kecamatan Wanayasa di awal tahun 2009 ini berhasil mewakili Kabupaten Banjarnegara untuk maju tingkat provinsi dalam Lomba Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga. Pelaksanaan penilaian lomba tersebut oleh tim provinsi dilaksanakan pada hari Rabu (21/1), bertempat di Aula Balai Desa Pagergunung, Kecamatan Wanayasa. Tim Penilai Provinsi Jawa Tengah terdiri dari Pokja IV Tim Penggerak PKK, Dinas Kesehatan, dan Badan  Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Tengah. Dalam kunjungannya ke lapangan, Tim Provinsi didampingi oleh rombingan Tim Kabupaten yang dipimpin oleh Wiwi Soehardjo mewakili Ketua Tim Penggerak PKK beserta beberapa anggotanya, Dinas Kesehatan Kabupaten, Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten serta dari Bagian Kesra Setda Banjarnegara.

  • Kesenian Ebeg Kridotomo Usung Nama Banjarnegara Ke Tingkat Nasional

Kamis (12/2), Ketua Ebeg Kridotomo Kelurahan Kutabanjarnegara, Kecamatan Banjarnegara mengumumkan bahwa kesenian asli Banjarnegara Ebeg hasil binaannya akan maju dalam Festival Ebeg Tingkat Nasional di Surakarta bulan Juni 2009. Kesenian tradisional yang kehidupannya banyak ditopang secara mandiri oleh para pelakunya itu terpilih untuk dinilai tim dari Jakarta lewat film berdurasi pendek tentang pementasan mereka.

APRIL – JUNI 2009

  • Keramik Klampok Raih Inacraft 2009

Lesunya usaha keramik Klampok, Banjarnegara, tidak menyurutkan semangat perajin Keramik Klampok untuk berprestasi. Adalah Supriyanti, seorang perajin sekaligus pengusaha Keramik Klampok yang berhasil mengharumkan nama Banjarnegara di dunia internasional yakni dengan memenangkan penghargaan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2009 yang diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta Convention Center, April 2009 lalu. Tidak tanggung-tanggung, istri Pengusaha bernama Koko ini berhasil menyisihkan 1.700 peserta pameran.

Keadaan pasar yang lesu, sejak bahan bakar minyak naik, serta banyak keramik asal Cina masuk ke tanah air, justru menjadi tantangan bagi perajin di Klampok ini. Supriyanti justru melakukuan langkah terobosan untuk menyelamatkan usaha keramiknya yang dirintis keluarganya sejak 1975 seperti, membuat tungku pembakaran keramik yang irit bahan bakar, membuat motif dan desain keramik yang baru berbentuk anyaman rotan, dan aktif mengikuti pameran baik di dalam maupun di luar negeri.

  • Adinda Ayu Sekar Mentari, Atlet Tenis Meja Didikan PTM Serulingmas Berhasil Menyabet Mendali Perunggu Tingkat Nasional

Satu lagi atlet berprestasi tingkat nasional dilahirkan Kota Dawet Ayu. Adinda Ayu Sekar Mentari itulah nama lengkapnya. Murid kelas 7C SMP Negeri 2 Banjarnegara tersebut terakhir membawa nama harum Provinsi Jawa Tengah di Kejurnas Tenis Meja Tingkat Nasional kelompok umur pemula perorangan single putri dengan meraih medali perunggu. Sebelumnya, pada Kejurda bulan Mei 2009 lalu, Dinda meraih medali perunggu Kelompok Umur Tingkat Jawa Tengah di Klaten, sedangkan di nomor beregu pemula putri dia dan teman-temannya dari PTM Serulingmas Selamanik berhasil menyabet medali emas. Atas prestasinya tersebut pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2009, Bupati Banjarnegara memberikan penghargaan dan tali asih.

  • 3 Tahun Berturut-turut Banjarnegara Usung Adipura

Sebuah kebanggaan, Piala Adipura kembali diraih oleh Banjarnegara untuk ketiga kalinya secara berturut-turut dari tahun 2007, 2008, dan 2009. Keberhasilan ini disambut gembira oleh semua lapisan masyarakat. Sabtu, 6 Juni 2009 lalu, lambang supremasi sebagai kota bersih dan hijau untuk kategori kota kecil dikirab keliling kota Banjarnegara. Arak-arakkan diikuti oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kapolres, Muspida, SKPD, pasukan kuning hijau, dan masyarakat umum yang menggunakan sepeda ontel. Selama perjalanan mengarak penghargaan Adipura, masyarakat menyambut dengan antusias.

  • PKK Banjarnegara Memuluskan Langkah Menuju Nasional

Di bulan Juni, Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjarnegara berhasil merebut Juara Umum pada Kategori Lomba LCC dan Juara Pertama Outbound dalam Temu Kader Rutin Se-Provinsi Jawa Tengah di Monumen PKK Ungaran, Semarang.  Prestasi lain yang berhasil diraih adalah juara Ke-3 Kategori Catur Warga melalui menu masakan “Gudangsay Gilar Purwaceng” (Gurame Udang Sayuran Gilar Purwaceng). Selain itu, pada waktu yang sama kader PKK juga memenangkan Lomba Olahan Bahan Serba Ikan di Soropadan Agro Expo. Dengan prestasi ini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjarnegara mempersiapkan diri untuk maju ke Tingkat Nasional.

  • Lomba KB Pria Banjarnegara Lolos Ke Tingkat Nasional

Kelompok KB Prio Utomo “Santoso Mulya” Desa Kasinoman, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam lomba KB Pria Tingkat Nasional, dalam Rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 16 yang diadakan akhir bulan Juni 2009. Prestasi ini diraih setelah berhasil mengungguli Kabupaten Magelang, Kebumen, Purworejo, Pemalang dan Kodya Tegal. Di Desa Kasinoman saat ini terdapat 165 pria yang menggunakan KB dengan Metode Operatif Pria (MOP), yang berarti 45 persen dari 458 penduduk pria Desa Kasinoman menggunakan KB pria.

JULI – SEPTEMBER 2009

  • Gapoktan KUAT Prima Tani Kaliwungu Wakili Jateng Ke Tingkat Nasional

Kaliwungu adalah salah satu desa penghasil jus jambu biji di Banjarnegara yang patut mendapatkan perhatian sekaligus pujian. Lewat Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelompok Usaha Agribisnis Terpadu (KUAT) Prima Tani Kaliwungu, produk unggulan ini kini menjadi primadona dan andalan Banjarnegara. Terbukti dengan keikutsertaannya mewakili provinsi Jawa Tengah beserta Kabupaten Kendal dan Purbalingga dalam penilaian Gapoktan Tingkat Nasional bulan Juli kemarin. Bahkan dalam skala nasional ada sebuah swalayan di Jakarta memesan sebanyak 3 ton/bulan. Harga jus jambu sangat terjangkau, yaitu Rp.1000,-/cup atau Rp.8000,-/botol. Sangat murah jika dibandingkan produk jus lain yang beredar di pasaran.

  • SMAN 1 Banjarnegara Pecahkan Rekor Geguritan

Keluarga Besar SMA Negeri 1 Banjarnegara, bulan Agustus 2009 lalu berhasil memecahkan rekor MURI untuk ketegori membaca geguritan terbanyak yakni 977 siswa, guru dan karyawan.  Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-48 SMAN 1 Banjarnegara ini merupakan rekor MURI ke-3.832. Rekor ini diadakan sebagai upaya mengangkat kebudayaan daerah yang saat ini nyaris punah.

  • 3 Medali Emas dan 1 Perak Ditorehkan Atlet Balap Sepeda pada Porprov 2009

Dalam ajang Porprov Agustus 2009 lalu, pencapaian ISSI Banjarnegara berhasil melampaui target perolehan medali. Banjarnegara yang semula menargetkan 2 medali emas, ternyata mampu meraih 3 emas. Ke-3 medali emas dari cabang balap sepeda berhasil diraih pada nomer 1000 meter sprint dan 4000 meter individual persuit atas nama Parno. Parno juga ikut menyumbangkan medali emas pada nomer Open Road Race Beregu berkolaborasi dengan pembalap muda Banjarnegara Wawan dan Bayu. Selain itu, Parno juga menyumbangkan medali perak di nomer 200 meter sprint.

  • Atlet Renang, Margaretha Kraptapradani Sumbang 3 Emas dan 1 Perak pada Porprov 2009

Tak diragukan prestasi yang telah diraih para perenang Banjarnegara. Namun, yang paling fenomenal di tahun 2009 ini adalah prestasi Margaretha Kraptapradani pada ajang Porprov 28 Juli-2 Agustus 2009 lalu. Ia berhasil menyumbangkan 3 emas pada nomer 50 meter, 100 meter, dan 200 meter. Semuanya di nomer gaya dada putri. Sedangkan medali perak ia dapatkan dari nomer estafet putri 4X100 meter bersama 3 atlet lain, yaitu Yunita, Minachun, dan Maya.

  • Lutfan Budi Santoso Menggondol Emas di Asian Martial Art Games

Untuk kesekian kalinya, akhirnya di bulan Agustus 2009 Lutfan Budi Santoso kembali mengukir prestasi dengan berhasil meraih medali emas dalam Asian Martial Art Games 2009 di Thiland. Lutfan menjadi juara di kelas B putra. Pada kejuaraan tersebut cabang pencak silat diikuti sembilan negara, sedangkan pada seluruh cabang terdapat 45 negara yang berpartisipasi.

  • Gelar Juara Kelas Bulu WBC di Tahun 2009 Masih Disandang Chris John, Petinju Dunia Asal Banjarnegara

Dengan bekal bakat disertai disiplin dan kerja keras, pemuda asal Kecamatan Rakit, Chris John yang namanya sudah tidak asing lagi di telinga kita berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBC. Hingga sekarang dia sudah berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak 10 kali.  Potensi yang dimiliki Chris John berhasil menarik perhatian Oscar De La Hoya Management dari Amerika untuk menariknya menjadi petinju yang masuk ke dalam promosi manajemennya.  Keuntungan yang didapat dari promosi tersebut adalah naiknya nilai jual Chris John pada setiap pertandingan yang dijalaninya.  Prestasi terbarunya, Chris John berhasil mempertahankan gelarnya dengan mengalahkan Rocky Juarez dalam pertandingan di Las Vegas 20 September lalu. Pemerintah daerah Banjarnegara juga memberikan apresiasinya kepada Chris John dengan memberikan dana tali asih setiap kali dia memenangkan pertandingan.

  • Sigaluh Sabet Juara Pertama Nasional Lomba Kontes Pohon Sengon

Pada bulan Agustus, Mardi, Kepala Dusun III Desa Singamerta Kecamatan Sigaluh, berhasil menyabet Juara Pertama Kontes Pohon Sengon dalam rangka Lomba Penghijauan dan Konservasi Alam Tingkat Nasional setelah sebelumnya berhasil memenangkan lomba yang sama di tingkat kabupaten dan provinsi. Peserta berjumlah 173 orang yang terdiri dari para pemenang terbaik tingkat Provinsi yang berasal dari 33 Provinsi dan Perum Perhutani. Khusus untuk Kontes Pohon Sengon diikuti oleh 10 Provinsi, salah satunya Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Kabupaten Banjarnegara.

OKTOBER – DESEMBER 2009

  • SDN 1 Krandegan Juara Umum pada Gelar Kompetisi Se-Karsidenan Banyumas

SDN 1 Krandegan berhasil menjadi Juara Umum pada gelar Kompetisi se-Karsidenan Banyumas yang diselenggarakan oleh YPK Bina Harapan Sejahtera Purbalingga tanggal 8 Oktober-7 Nopember 2009. Dari delapan jenis lomba yang di selenggarakan oleh yayasan itu, SDN 1 Krandegan berhasil menyabet enam prestasi. Masing-masing sebagai Juara I Matematika atas nama Irfan Zaky Harlen, Juara I Lomba Mewarnai Gambar atas nama Avenda, Juara II Melukis atas nama Ayudya Setyarini, juara II TIK atas nama Ivan Satrio Wicaksono, Juara III Mewarnai Gambar atas nama Salsabila Harlen serta Juara Favorit III Mewarnai atas nama Ivana Angel Alvitasari. Ini melengkapi prestasi yang dicapai pada tahun pelajaran 2008/2009 sebelumnya sebagai peraih Ranking Pertama Perolehan Nilai UASBN maupun UAS di daerah itu.

  • Banjarnegara Terpilih Sebagai Wakil Jateng dalam Raskin Award 2009

Untuk kedua kalinya Kabupaten Banjarnegara menerima penghargaan sebagai calon wakil Jawa Tengah dalam penganugerahan Raskin Award. Peluang yang kedua kalinya ini datang karena Banjarnegara dinilai tertib administrasi dan tepat waktu dalam penyaluran beras untuk rakyat miskin. Bulan Oktober lalu Tim Monitoring dan Evaluasi Raskin Tingkat Provinsi Jawa Tengah memilih Kabupaten Banjarnegara sebagai wakil Jawa Tengah dalam Penganugerahan Rasin Award Tahun 2009. Sampai saat ini pengumuman pemenang tingkat nasional yang rencananya akan diberitahukan bulan Desember masih belum keluar.

  • SMPN 2 Banjarnegara Maju Lomba LSS Tingkat Nasional

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Banjarnegara dinyatakan Menang Sebagai Juara I Lomba Sekolah Sehat (LSS) SMP/MTS tingkat Provinsi Jawa Tengah disusul Kabupaten Wonosobo dan Blora sebagai Juara II dan III. Pengumuman kemenangan ini dilakukan setelah lolos seleksi administrasi dan masuk 6 besar nominasi se Provinsi Jawa Tengah. Kepastian lolos tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Jawa Tengah Nomor: 441.5/26726 tanggal 5 September 2009. SMPN 2 Banjarnegara dinilai  oleh Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TPUKS) Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 13 Oktober 2009. Komponen yang dinilai meliputi ruangan, sarana dan prasarana yang meliputi ruang UKS, kantin sekolah, tempat cuci tangan, kamar mandi, jamban dan peturasan. Selain itu, sumber daya manusia, trias UKS yang terdiri dari pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, pembinaan lingkungan sekolah sehat, penampungan air, dan jarak WC dengan warung juga dinilai. Indikator lainnya adalah sampah dan air limbah, pembuangan air limbah/penampungan, halaman dan pekarangan, serta pagar sekolah. Dengan demikian, bulan Juni-Juli 2010, SMPN 2 Banjarnegara akan dinilai oleh Tim Nasional.

  • Polibara Berhasil Menjadi Yang Terbaik di Pulau Jawa

Setelah lolos kualifikasi dan verifikasi secara administrasi dari Dikti, Poltek Banjarnegara (Polibara) berhasil mengukuhkan diri sebagai Politeknik Terbaik Se-Pulau Jawa dari 14 Politeknik yang bekerjasama dengan Dikti. Selain menjadi yang terbaik di Pulau Jawa, Polibara juga mendapatkan rekomendasi dari Dikti untuk berubah status menjadi Politeknik Negeri satu-satunya di Jawa Tengah. Arifin Romli selaku Ketua Satuan Pelaksana Kegiatan (SPK) Polibara mengatakan ada 11 lokakarya yang akan dilaksanakan untuk mendukung rencana strategis tersebut. Tujuannya adalah untuk membangun komitmen supaya arahnya sesuai sasaran. Sehingga diharapkan 2011 status baru sebagai Politeknik Negeri Banjarnegara bisa terealisasi. Ditambahkan Arifin, meski baru memasuki tahun kedua, jumlah mahasiswa Polibara juga makin bertambah. Tercatat ada 209 orang yang berhasil memenuhi persyaratan dan masuk sebagai mahasiswa baru Polibara tahun 2009 ini.

  • Banjarnegara Masuk 10 Nominasi Evaluasi Program Pokok PKK Tingkat Provinsi

Tim Penggerak PKK Kabupeten Banjarnegara, Senin (14/12) didatangi Tim Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009. Selain untuk mengevaluasi secara administratif, kegiatan ini dilaksanakan untuk melihat progres pencapaian program melalui kenaikan skor dari tahun ke tahun lewat tiga bidang, yaitu bidang organisasi, administrasi, dan pelaksanaan 10 program pokok PKK di Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan tersebut diawali dengan evaluasi secara langsung kerja Tim PKK Kabupaten Banjarnegara, dilanjutkan peninjauan ke sampel desa binaan, yaitu Desa Gunungjati, Kecamatan Pagedongan. Nyonya Sutomo selaku Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan bahwa berdasarkan penelitian administrasi dan verifikasi data yang telah dilakukan, Tim Penggerak PKK Kabupeten Banjarnegara masuk nominasi 10 besar Kabupaten di Jawa Tengah yang dievaluasi. Kesepuluh Kabupaten yang masuk nominasi diantaranya, Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Boyolali, Brebes, Demak, Kebumen, Klaten, Pemalang, Purbalingga, dan Rembang.

  • Ngesti Rahayu Desa Klampok Banjarnegara Juara I Lomba BKB Tingkat Nasional

Bina Keluarga Balita (BKB) Ngesti Rahayu Desa Klampok, Kecamatan Purwareja Klampok, berhasil menjadi Juara Pertama dalam Lomba BKB Tingkat Nasional yang dinilai pada 10 Desember 2009 lalu. BKB Ngesti Rahayu meraih nilai tertinggi dari kontestan lainnya yang berasal dari enam Provinsi di Indonesia. Keenam provinsi yang dinilai diantaranya Provinsi Jogjakarta, Jambi, NTB, Maluku dan Kalimantan Timur. Kelebihan BKB Ngesti Rahayu dibanding BKB Provinsi lain adalah adanya hubungan antara kegiatan BKB dengan kegiatan Posyandu dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dengan predikatnya sebagai Juara Nasional, maka BKB Ngesti Rahayu berhak menertima penghargaan dari Presiden pada Hari Ibu 22 Desember lalu berupa plakat, piagam, dan uang pembinaan. Dalam Lomba BKB ini, Juara II dan III diraih oleh Provinsi Jogjakarta dan Provinsi Jambi.

  • Annisa Pangestina Raih Emas di Asian Games dan Perunggu di Sea Games

Setelah digembleng di Platnas dari bulan Mei sampai bulan Oktober untuk persiapan mengikuti SEA Games 2009, akhirnya bulan Desember ini Annisa Pangestina, atlet pencaksilat putri asal Banjarnegara bisa menyumbangkan satu perunggu untuk tim Indonesia. Kemenangan Annisa menambah daftar prestasinya di tahun 2009 yang pada bulan November 2009 meraih medali emas di Asian Indoor Games 2009 Vietnam.

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Budi Nyong 14/09/2012 pukul 20:31 -

    Jen nyong seneng temenan maca berita kaya kiye. bangga, asli nyong bangga sebagai wong mbanjar

  2. suwandi 16/01/2010 pukul 22:49 -

    Sebagai warga Banjarnegara sungguh saya merasa bangga, ternyata Kota kecil yang tidak banyak terdengar di daerah lain, dengan kondisi geografis yang kurang strategis dan bergunung-gunung, memiliki potensi yang luar biasa. Saya optimis dua sampai lima tahun ke depan Banjarnegara akan lebih maju lagi. Apalagi kalau Bupatinya lebih memikirkan lagi kemajuan dunia pendidikan, karena dengan pendidikan maju, SDM tentu akan lebih berkembang.

  3. ris 01/01/2010 pukul 09:41 -

    Wow…. nyatane Banjarnegara ora kalah karo daerah tetangga yah… cuma kayane kurang promosi. Monggo bagian humas lewih akeh kirim berita teng koran atawa media web sing ana ning tlatah banyumasan…

Leave A Response