Letusan Gunung Slamet, Tak Sedahsyat yang Dibayangkan

Ditulis 13 Mar 2014 - 14:52 oleh Nanang BNC

gunung meletus akibat2

KEKHAWATIRAN meletusnya Gunung Slamet belakangan menghantui warga yang tinggal di sekitar gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut. Menyusul meletusnya sejumlah gunung sebelumnya yang memakan korban. Banyak yang beranggapan, jika Gunung Slamet meletus maka pulau Jawa bakal terbelah. Itu artinya akan banyak memakan korban jiwa.

Gunung Slamet termasuk salah satu gunung berapi yang masih aktif. Gunung ini terletak di perbatasan antara kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, dan Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Dengan ketinggiannya yang mencapai 3.432 meter di atas permukaan air laut, gunung ini menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa.

Anne Ahira, kolumnis dan motivator menulis,sebagai gunung api muda tipe strato, Gunung Slamet tidak memiliki sejarah letusan dahsyat seperti halnya gunung–gunung api muda yang berdekatan, yaitu Gunung Papandayan, Galunggung, dan Dieng. Ini bisa dilihat dari tingginya gunung, rupabumi yang relatif masih berbentuk kerucut utuh, dan tak adanya tanda-tanda sisa letusan dahsyat seperti kaldera, kaldera tapal kuda ataupun runtuhnya (longsornya) salah satu sayap gunung api tersebut.

Gunung Slamet meletus umumnya hanya pada skala kecil yaitu VEI 1. Sebagai catatan sejak tahun 1772, letusannya yang terbesar hanya memiliki skala VEI 2 dengan semburan asap maksimum < 5 km, volume material letusan >1 juta m3, dan dampak letusan hanya sampai di kaki gunung. Jadi, jika Gunung Slamet meletus itu, sebenarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Menurut buku tulisan J. Noorduyn yang berjudul Three Old Sundanese Poems, terbitan KITLV Leiden tahun 2006, nama “Slamet” adalah relatif baru. Itu baru ada setelah masuknya Islam ke Jawa. Dan merujuk pada naskah kuno Sunda Bujangga Manik, Noorduyn menuliskan bahwa nama lama dari gunung ini adalah Gunung Agung.

Selain memiliki empat kawah yang masih aktif di puncaknya, di kaki gunung terdapat sebuah kawasan wisata bernama Baturraden atau Batur Raden, yang menyuguhkan keindahan alamnya. Kawasan wisata ini biasa dicapai orang dari kota Purwokerto, ibukota Kabupaten Banyumas. Gunung ini juga mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Tentang Penulis

Leave A Response