Meriah, Pesta Durian Petani Kemranjen

Ditulis 11 Mar 2014 - 23:39 oleh Nanang BNC
BELAH DURIAN: Begitu terbelah, kitapun terangsang untuk menyantapnya (foto:nan)

BELAH DURIAN: Begitu terbelah, kitapun terangsang untuk menyantapnya (foto:nan)

APAKAH anda penggemar buah durian? Jika iya, datanglah ke Desa Alas Malang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas Jateng.Karena di  desa  yang menjadi sentra petani buah berduri itu, digelar acara pesta durian.

Kegiatan ini dilakukan kelompok tani Maju Makmur desa Alas malang, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, lebih dari dua ribu butir durian disiapkan untuk helatan tersebut. Pengunjung bisa memakan bersama-sama disebuah tempat yang sudah disediakan pantia. Para pengunjung dibebaskan untuk memilih durian yang disediakan di meja.

 

MUNTUK: Karakter durian yang muntuk dan tebal dagingnya, makin nikmat disantap (foto:nan)

MUNTUK: Karakter durian yang muntuk dan tebal dagingnya, makin nikmat disantap (foto:nan)

Mereka bisa membuka sendiri durian yang telah dipilih. Durian di tempat ini dikenal dengan nama durian Kromo yang mengambil dari nama seorang petani yang pertama kali menggagas tanaman durian.

Durian Kromo memiliki karakter daging yang lebih tebal berwarna oranye . Harga per kilogramnya mulai  35 ribu rupiah dengan berat rata rata lima kilogram. Rasanya lebih lembut dan legit seperti getuk.

Durian Kromo juga aman dikonsumsi lantaran kadar alkoholnya lebih rendah dibanding durian jenis lainnya. Sementara ciri fisik yang nampak jelas yakni duri yang  lebih besar serta lebih renggang.

BENIH: Benih tanaman durian yang siap tanam (foto:nan)

BENIH: Benih tanaman durian yang siap tanam (foto:nan)

Selain itu panitia juga menyediakan bibit durian jenis kromo. Pengunjung bisa membeli dan mendapatkan petunjuk cara menanam dan memelihara tanaman tersebut. Harga per bibit sangat murah yaitu 50 ribu rupiah per pohon.

Menurut ketua panitia Pesta Durian Banyumas 2014, Estiko Aji Saputro,kegiatan yang berlangsung pekan kemarin bertujuan untuk lebih mengenalkan durian lokal Banyumas dan mengangkat potensi Desa Alas Malang sebagai sentra durian lokal yang tak kalah dengan durian impor.

Tentang Penulis

Leave A Response