Buruh Pabrik Rambut Bingung Cara Mencoblos

Ditulis 11 Mar 2014 - 20:05 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
88
Dalam Tag

PURBALINGGA  (BanyumasNews.Com) – Karyawan pabrik bulu mata palsu ternyata masih jauh dari jangkauan pemahaman tentang pemilu 2014. Ketidaktahuan puluhan ribuan karyawan perusahaan di Purbalingga dapat menyebabkan tingginya angka golput. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman yang benar tentang pemilu, manfaat dan pengaruhnya bagi karyawan perusahaan.

“Banyak masyarakat kita dari sektor marjinal yang perlu dibekali sosialisasi tentang pemilu 9 April 2014 mendatang,” ungkap Relawan Demokrasi (relasi) segmen marjinal Umang Sumarsono, usai memberikan sosialisasi pemilu di PT Bintang Mas Triyasa, Selasa (11/3).

Menurut Umang, kesibukan dan jam kerja yang lama menyebabkan karyawan perusahaan lebih banyak waktunya di lingkungan kerja. Sehingga mereka tidak mempunyai waktu untuk mendengar, membaca, maupun melihat di media terkait pemilu legislatif.

Dijelaskan Umang, sosialisasi bagi kaum marjinal akan terus dilakukan. Rencananya, Rabu (12/3) ini, Relasi segmen marjinal kembali menggelar sosialisasi pemilu khusus bagi pedagang dan pengunjung pasar Bobotsari. Sedangkan pada Sabtu (15/3) malam, akan dilakukan sosialisasi bagi klub sepeda motor dan mobil retro. “Biasanya komunitas mereka sering berkumpul tiap malam mingguan,” jelasnya.

Agar  acara sosialisasi menarik, selama kegiatan  diselingi permainan maupun kuis. Peserta yang mampu menjawab dengan benar diberi souvenir berupa cangkir “mug” cantik dari KPU.

Terpisah, komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Mey Nurlela menuturkan,  menjelang  pelaksanaan tahapan kampanye pileg, KPU bersama steakholder gencar menggelar sosialisasi. Pada Minggu (9/3) kemarin, sosialisasi dilakukan dengan menggelar acara Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil yang dipusatkan di stadion Gelora Goentoer Darjono.

Saat ini, lanjut Mey, sejumlah sosialisasi kepada kelompok sasaran juga dilakukan. Diantaranya, sosialisasi di Pasar Segamas pada 24 Februari lalu, kemudian sosialisasi kepada pemilih pemula ke sejumlah sekolah mulai 24 Februari. Rencananya kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 30 Maret ini.

“Pada April mendatang kita juga mengagendakan kegiatan sosialisasi. Yakni sosialisasi kepada kaum marginal di Alun Alun (1/4) dan sosialisasi keliling 18 kecamatan selama sepekan mulai tanggal 1 hingga 7 April,” jelasnya.

Ketua KPU Sri Wahyuni menambahkan, sesuai tahapan kampanye pemilu legislatif,  KPU bersama seluruh parpol dan caleg peserta pemilu akan menggelar acara kirab dan ikrar pemilu damai.  “Kirab pemilu dilaksanakan 15 Maret. Tiap parpol hanya diperbolehkan menyertakan 7 mobil. Start dan finish di Alun Alun,” katanya. (BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response