Banyumas Siap ‘Hadapi’ Gunung Slamet

Ditulis 11 Mar 2014 - 19:16 oleh Nanang BNC
PINTU PENDAKIAN: Pintu pendakian di Bambangan ditutup, pasca gempa Gunung Slamet (foto:nan)

PINTU PENDAKIAN: Pintu pendakian di Bambangan ditutup, pasca gempa Gunung Slamet (foto:nan)

BANYUMAS (BanyumasNews.Com)- Pemkab Banyumas, Jawa Tengah,Selasa (11/03) siang mengumpulkan seluruh kepala desa, petinggi Polres dan Koramil untuk membahas keselamatan warga menyusul meningkatnya status Gunung Api Slamet dari aktif Normal menjadi Waspada.Pemkab Banyumas ini bersiap menghadapi kemungkinan terburuk yang terjadi. 

“Terdapat tiga wilayah yang dianggap rawan berdampak letusan Gunungapi Slamet, yakni Kecamatan Sumbang, Baturaden, dan Kecamatan Kedungbanteng. Tiga wilayah itu, berada di lima sampai delapan kilometer dari puncak gunung,”ujar Kepala ESDM Banyumas, Anto Adi Wahyono
Kepala ESDM dalam rapat koordinasi penanggulangan bencana tersebut menghimbau, semua kepala desa untuk menenangkan warganya. Selain itu, mereka juga diminta membujuk warga agar mau dievakuasi jika sewaktu-waktu gunung meletus.
SIAP EVAKUASI; Pemkab siap evakuasi pengungsi, jika terjadi letusan Gunung Slamet (foto:nan)

SIAP EVAKUASI; Pemkab siap evakuasi pengungsi, jika terjadi letusan Gunung Slamet (foto:nan)

Menurut Anto,meskipun pemerintah telah melakukan langkah antisipasi, warga diimbau tetap waspada namun tidak perlu panik. Ini mengingat kawah gunung cenderung menghadap ke utara atau arah Pemalang dan Tegal. “Wilayah Banyumas
berada di sebelah selatan gunung.
TNI sudah melakukan survei jalur evakuasi bagi warga. Arahan jalur juga sudah disampaikan kepada warga. Mereka diminta jangan mendekat sungai saat gunung meletus.Sungai yang menjadi alur seperti Sungai Banjaran dan Sungai Pelus.
Sementara data dari Pos Gambuhan Pemalang yang diterima Dinas ESDM Banyumas menyebutkan, telah terjadi 450 letusan sekala ringan di puncak Gunung Slamet sepanjang hari ini.
Tentang Penulis

Leave A Response