Dolalak,Seni Asal Purworejo Peninggalan Zaman Belanda

Ditulis 28 Des 2009 - 20:33 oleh Banyumas1

KESENIAN Dolalak merupakan kesenian khas Kabupaten Purworejo (Jateng). Tarian ini merupakan peninggalan pada zaman penjajahan Belanda asal kata Dolalak adalah dari not Do dan La karena tarian ini diiringi hanya dengan alat musik dua nada, tentunya pada zaman dulu awal mula Dolalak.

Seiring perkembangan zaman dan teknologi, tarian Dolalak sekarang sudah diringi dengan musik modern, yaitu keyboard. Lagu-lagu yang dimainkan pun bervariasi dan beragam seperti yang dimainkan pada pawai budaya The Amazing of Local Culture dalam rangka peringatan hari Jadi Kabupaten Purbalingga (Jateng) ke-179, Sabtu (26/12).

Dolalak seni peninggalan zaman Belanda asli Purworejo nyaris punah (foto:tgr/BNC)

Dolalak seni peninggalan zaman Belanda asli Purworejo nyaris punah (foto:tgr/BNC)

Penari Dolalak hanya dilakukan oleh para wanita, berseragam hitam dengan aksesoris yang gemerlapan juga ada aksesoris yang khas yaitu kacamata hitam. Penari-penari Dolalak bisa mengalami trance, yaitu suatu kondisi mereka tidak sadar karena sudah begitu larut dalam tarian dan musik (Ir Prayitno Msi)

Tentang Penulis

Leave A Response