Perempuan Purbalingga Siap Suksesan Pemilu

Ditulis 08 Mar 2014 - 22:41 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
133
Dalam Tag

Sosialisasi Pemilu3PURBALINGGA, HUMAS – Kaum perempuan di Purbalingga yang tergabung dalam organisasi PKK, Dharma Wanita dan GOW siap mensukseskan pelaksanaan pemilu legisatif 9 April 2014. Hal itu disampaikan Penaseha organisasi wanita kabupaten Purbalngga Erna Sukento, saat kegiatan Sosialisasi Pemilu 2014 di Pendapa Dipokusumo, Sabtu (8/3).

Menurut Erna Sukento, kegiatan sosialisasi merupakan salah satu wujud
peran serta organisasi wanita dalam mensukseskan hajat nasional pemilu
legislatif. “Siap nyblos ibu-ibu ? Siap mensukseskan pemilu ?,” tanya
ketua Tim Penggerak  PKK kabupaten, yang dijawab “siap” secara
serentak oleh para peserta sosiaisasi.

Kegiatan tersebut merupakan program kerja TP PKK dan Dharma Wanita
Kabupaten, yang diikuti 275 peserta perwakilan TP PKK kabupaten,
kecamatan dan kelurahan, Pengurus Dharma Wanita Badan/Dinas/Kantor dan Kecamatan serta ketua dan pengurus organisasi wanita se kabupaten
Purbalingga.

Dikatakan Erna, sukses pemilu diantaranya meliputi sukses kehadiran
pemilih dan mencoblos dengan benar. “Agar bisa dicapai, saya minta
peran ibu-ibu dalam membantu mensosialisasikan tata cara mencoblos
yang benar. Sehingga kita dapat memilih wakil rakyat yang terbaik,”
harapnya.

Usai sosialisasi yang disampaikan komisinoner KPU bidang sosialisasi ,
Mey Nurlela, peserta melaksanakan simulasi penyelenggaraan pencoblosan di TPS. Semua petugas TPS dan pemilih seluruhnya diperankan oleh peserta sosialisasi.

Dari hasil simulasi, Ketua KPU Sri Wahyuni menyayangkan masih banyak
pemilih yang mencoblos partai ketimbang calegnya. Meski cara seperti
itu sah, namun suaranya akan dihitung untuk partai. “Jadilah pemilih
yang cerdas. Dengan memilih caleg yang terbaik, itu berarti ibu-ibu
menjadi pemilih yang cerdas,” katanya.

Menurut Sri Wahyuni, surat suara untuk pemilihan anggota DPR/DPRD
dinyatakan sah, apabila surat suara ditandatangani oleh KPPS,
tidakrusak, tidak terdapat tanda atau coretan dan dicoblos dengan alat
yang disediakan di TPS. Surat suara juga dinyatakan sah apabila
terdapat tanda coblos pada kolom parpol, kolom calon, atau pada kolom
parpol dan calon sekaligus.

“Bila yang dicoblos kolom parpol maka suaranya sah untuk parpol, jika
yang dicoblos kolom caleg untuk caleg bersangkutan. Tapi bila kolom
parpol dan caleg dicoblos dua-duanya, suara sah hanya untuk calon,”
jelasnya.

Karenanya, Sri Wahyuni berharap para ibu dapat membantu KPU untuk
mensosialisasikan coblos caleg sesuai pilihan masing masing.
(BNC/tgr).

Tentang Penulis

Leave A Response