18 Jam Setelah Hilang Kontak, Keberadaan Pesawat Malaysia Airlines Masih Misteri

Ditulis 08 Mar 2014 - 20:03 oleh Joko Pujakesuma
|
Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

BanyumasNews.com – Keberadaan pesawat Malaysia Airlines yang hilang kontak pada Sabtu (8/3) pukul 02.40 waktu setempat masih menjadi misteri. Pesawat Boeing 777-200 tersebut lepas landas dari Kuala Lumpur pada hari yang sama pukul 00.41, dan hilang kontak dua jam berselang.

Pesawat tujuan Cina ini dijadwalkan mendarat di Beijing pada pukul 06.30 di hari yang sama. Namun pesawat hilang dari radar saat memsuiki wilayah udara antara Vietnam dan Cina.

Total terdapat 227 penumpang di dalam pesawat dengan nomor penerbangan MH370 tersebut, termasuk dua balita dan 12 awak pesawat. Dalam konferensi pers resminya pihak Malaysia Airlines menyatakan para penumpang berasal dari 15 negara yang berbeda, termasuk warga negara Indonesia, dengan jumlah terbanyak berasal dari Cina.

Rilis resmi pihak maskapai menyebutkan penumpang WNI berjumlah 12 orang. Namun pihak Kementerian Luar Negeri menyatakan jumlah warga Indonesia dalam penerbangan tersebut 7 orang. Perbedaan ini diduga akibat kesalahan dalam melakukan identifikasi kode negara.

Dalam situs resminya Malaysia Airlines kemudian mengoreksi jumlah penumpang asal Indonesia ada 7 orang, sedangkan 5 orang lainnya dari India. Situs tersebut menulis kesalahan berawal dari “kebingungan membedakan kode negara Indonesia dan India.”

Pemerintah Malaysia telah mengirim sebuah pesawat, dua helikopter dan empat kapal untuk mencari pesawat tersebut. Lokasi yang dituju adalah lepas pantai timur Laut Cina Selatan, tempat di mana pesawat terakhir kali melakukan kontak.

Meski demikian, hingga 18 jam setelah dinyatakan hilang belum ada keterangan resmi mengenai perkembangan pencarian pesawat dari pihak maskapai.

Tentang Penulis

Leave A Response