Pepes Patin kedai Lucky, Dihidangkan dengan Cinta dan Doa

Ditulis 06 Mar 2014 - 18:20 oleh Yit BNC

pepes patinPURBALINGGA – SEBUT saja, pepes patin. Dan dalam beberapa menit, segera tercium aroma wangi. Sesaat kemudian, aroma itu semakin menggugah selera ketika hidangan pepes ikan  patin sudah tersaji di meja.

Menikmati pepes ikan patin di Kedai Lucky, dijamin puas. Itu janji Yohana Krisitianti, si pemilik sekaligus chef utama di kedai itu. Untuk memuaskan pengunjung kedainya, Yohana mengaku tidak menggunakan resep khusus.Hanya cara mengolahnya yang khusus.

“Bumbu pepes dimana-mana ya standar, lah. Tapi kami berbeda dalam teknik memasaknya,” ujar Yohana.

Yohana menggunakan bumbu standar berupa kunyit,kemiri, bawang merah dan bawang putih, serai, daun salam, daun jeruk, daun kemangi,gula merah, garam dan cabe. Semua bumbu itu dihaluskan dan dilumurkan ke ikan. Bedanya, rasa gurih pepes ikan patin di kedai Lucky sampai ke dagingnya.

Pertama, ikan segar yang sudah dicuci bersih dilumuri bumbu standar pepes, Kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dikukus. Selain dikukus, ikan patin yang sudah dilumuri bumbu itu bisa dipanggang, sesuai pesanan.

Sebelum membuka kedai dengan menu utama pepes ikan patin, Yohana  melakukan studi banding ke outlet pepes ikan lainnya. Yohana merasakan ada yang kurang, yakni bumbu pepesnya tidak cukup terserap hingga ke daging ikan. Walhasil, pepes ikan itu gurih diluar, anyep di bagian dalamnya.

“Setelah melakukan semacam ‘riset’. Yohana menemukan metoda agar  bumbunya bisa meresap sempurna kedalam daging ikan. Konsekuensinya,  ada penambahan volume bumbu. Yohana juga mengandalkan daun kemangi untuk menghasilkan pepes ikan dengan aroma dan rasa signifikan yang memancing selera makan.

“Tapi demi kepuasan pembeli, kenapa tidak?.” ujar guru sebuah SMP negeri di Purbalingga itu.

Bukan sekadar teknis mengolah ikan patin menjadi sajian pepes yang nylekamin. Yohana mengaku mengerjakannya dengan sepenuh hati dan konsentrasi. Prinsipnya, memasak dengan cinta dan doa. Jangan sekali sekali memasak bila hati dalam kondisi galau.

Yohana menyebutkan, tidak sedikit pelanggan yang memberikan testimoninya. Katanya, menikmati seporsi pepes ikan Patin di kedai Lucky, saking nikmatnya, hanya duri yang tersisa.

Ucapan Yohana agaknya bukan isapan jempol. Prasetyo, salah seorang pelanggan di kedai Lucky mengakui keistimewaan pepes ikan di kedai Lucky itu. Penggemar masakan berbahan baku ikan darat itu mengaku sudah tidak terhitung mengunjungi kedai Lucky untuk menikmati pepes Patin.

Kedai Lucky terletak di Jalan Lawet nomor 2 Purbalingga. Untuk menikmati seporsi pepes ikan patin, lengkap dengan nasi putih, pengunjung cukup merogok kocek Rp 17.500.

Selain menu andalan pepes ikan patin, di kedai Lucky juga tersedia pilihan menu ikan goreng, lengkap dengan sambel lalap. Tersedia pula pancake, es krim dan aneka jus.    (BNC)

pepes patin1

 

Tentang Penulis

Leave A Response